Surabaya (beritajatim.com) – Nanda Rosifulloh, siswa kelas 4 SD Negeri 2 Klampok, Kabupaten Malang, memiliki cita-cita yang tak biasa. Bukan dokter, polisi, atau guru, Nanda bercita-cita memelihara sapi. Cita-cita sederhana ini justru mendapat dukungan luar biasa dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang memberinya dua ekor sapi anakan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengungkapkan kekagumannya pada cita-cita Nanda. Menurutnya, ini cukup menginspirasi.
“Bagaimana dia memiliki cita-cita yang sederhana namun cukup bermakna. Karena sapi jika diternak akan menghasilkan berbagai keuntungan, mulai susu, daging, semuanya akan menghasilkan rezeki bagi peternak,” ungkap Aries, Senin (19/5/2025).
Aries menambahkan, cita-cita Nanda menginspirasi anak-anak Jawa Timur untuk berani bermimpi setinggi mungkin. Ia pun mengajak untuk belajar sungguh-sungguh, disiplin, dan ulet. “Semoga cita-cita Adek Nanda untuk menjadi pengusaha sapi bisa terwujud,” pesannya.
Nanda sendiri mengaku senang dan bersyukur atas pemberian gubernur.
“Terima kasih Bu Khofifah. Sapinya saya akan rawat dan mudah-mudahan bisa jadi banyak,” kata bocah berusia 11 tahun itu. Ia bahkan telah memberi nama kedua sapinya: Sri (betina) dan Jeki (jantan), yang jika digabung berarti “Sri Rejeki.”
Ibunda Nanda, Fitri Laila, menjelaskan ketertarikan putranya pada sapi berawal dari tayangan media sosial. “Nanda juga cerita ke saya, saat ditanyai Ibu Khofifah itu maksudnya ingin jadi pengusaha sapi, tapi tidak bisa mengucapkan. Makanya bisanya bilang ingin punya sapi,” jelas Fitri.
Khofifah sendiri terkesan dengan cita-cita Nanda dan melihat potensi besar di baliknya.
“Menurut saya ini sesuatu banget dan berarti dia ingin jadi pengusaha peternakan,” ungkap Gubernur.
Kisah Nanda menjadi bukti bahwa cita-cita sederhana pun dapat membawa dampak besar. Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat, mimpi Nanda untuk menjadi pengusaha peternakan sapi dapat terwujud.
Kisah ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk mengejar mimpi mereka, sekecil apapun itu. Nanda, anak pasangan buruh tani dan pemilik toko, membuktikan bahwa latar belakang tidak menghalangi seseorang untuk memiliki cita-cita besar. [ipl/aje]






