Situbondo (beritajatim.com) – Siaran langsung percakapan Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Bupati Situbondo, Jawa Timur, di TikTok dengan seorang perempuan pemandu lagu disaksikan 1,5 juta pemirsa. Namun bukan itu siaran langsung yang paling berkesan bagi Rio.
Dua siaran langsung TikTok yang paling berkesan justru percakapan Rio dengan pelajar. “Di Desa Sumberargo, Sumbermalang, ada adik kita anak SD kelas 5 Siska dan Alif kelas 4 SD, yang mengabarkan bahwa ada bencana banjir di desanya, di belakang rumahnya,” kata Rio kepada Beritajatim.com, Sabtu (28/3/2026).
Siaran langsung lain yang berkesan adalah percakapan dengan Rodiah, siswa kelas 3 SMA dari Kembang Mati, Kecamatan Jatibanteng. Rodiah bercerita soal pengalamannya menempuh perjalanan jauh di atas jalan yang berbatu dan licin untuk bisa bersekolah.
Berkat dua percakapan itu, Bupati Rio mengunjungi dua lokasi tersebut. “Itu bikin mereka happy. Rata-rata belum ada bupati datang ke pelosok-pelosok,” katanya.
“Jadi memang memorable banget, karena anak pelajar, anak SD, memberanikan diri untuk mengadvokasi kampung halamannya. Bagi saya itu bentuk konfidensi. Memang saya tidak pandang bulu, semua saya suruh speak up. Akhirnya vibrasi itu dirasakan oleh anak-anak SD, anak SMP, anak SMA untuk speak up,” kata Rio.
Keberanian Siska, Alif, dan Rodiah membuat Rio makin optimistis menatap masa depan Situbondo. “Itu adalah modal buat Situbondo naik kelas. Anak-anak sekolahnya sudah punya level kepercayaan yang sangat tinggi. Saya bahagia dan senang banget, kita punya modal untuk maju lebih besar lagi dan lebih baik untuk naik kelas,” kata Rio.
Rio menilai siaran langsung TikTok ini sangat efektif. “Super efektif, karena situasinya menjadi sangat cepat. Ketika ada keluhan yang berkaitan dengan urusan publik, saya langsung turun. Saya tahu betuk kontrol-kontrol di bawah benar-benar kita pegang,” katanya.
“Masyarakat sangat genuine pendapatnya, tanpa ada rekayasa politik, sosiologis, atau political engineering. Mereka to the point,” katanya,
Berkat siaran langsung TikTok, Rio berhasil merangkul warga yang saat pemilihan kepala daerah tidak mendukungnya. “Melalui percakapan itu mereka mengungkapkan: ‘saya dulu tidak mendukung Mas Rio, tapi melihat kinerjanya (akhirnya mendukung). Ada pengakuan dari masyarakat,” katanya. [wir/beq]






