Surabaya (beritajatim.com) – Dalam beberapa waktu terakhir mungkin ada masa di mana diri sedang lelah dan tidak ingin melakukan aktivitas apapun. Bahkan, hanya ingin meluangkan waktu untuk rebahan dan tidak melakukan banyak hal. Situasi seperti ini terkadang membuat diri lantas bertanya-tanya, apa ini termasuk bermalas-malasan atau lainnya.
Kebanyakan orang menganggap orang yang tidak melakukan apa-apa dan terkesan hanya berdiam diri di suatu waktu hanyalah orang pemalas. Namun, mungkin saja itu bukan suatu tanda jika seseorang malas, melainkan bisa saja mereka sedang mengalami burnout atau kondisi stress berat akibat pekerjaan. Berikut ini tanda jika mereka bukan pemalas melainkan kelelahan secara mental.
Depersonalisasi
Yang sedang dialami namun tak banyak orang mengertian pahami ialah ketika diri sedang dalam kondisi depersonalisasi. Orang-orang yang mengalami hal ini biasanya sedang berjuang dengan trauma. Biasanya akan merasa kekosongan dalam emosional atau mati rasa dengan segala hal.
Pernah termotivasi
Pada dasarnya malas adalah kata sifat, maka jika sudah menjadi sifat seseorang tentu itu akan berlangsung stabil dari waktu ke waktu karena orang malas tidak ingin mengerahkan upaya untuk berkembang.
Namun, jika sebelumnya pernah memiliki motivasi tinggi bahkan pernah unggul dalam bidang tertentu dan akhirnya kini menjadi tidak bersemangat, mungkin itu tanda bahwa mental sedang lelah. Sebab, terus berpacu menjadi yang terbaik akan membuat mental dan fisik kita terkuras habis-habisnya.
Mudah tersinggung
Menjadi murung, mudah tersinggung, hingga emosi tidak stabil terkadang naik turun, mungkin itu adalah hal yang umum terjadi. Namun, ada kalanya hal tersebut adalah tanda bahwa seseorang sudah mengalami kelelahan mental yang sering diabaikan. Terlebih jika sebelumnya tidak merasa bermasalah dengan hal-hal terkait.
Menarik diri secara sosial
Seseorang yang mengalami burnout kerap menarik diri secara sosial. Akan ada hal-hal yang mengkhawatirkan terjadi padanya, seperti terganggunya pola makan, pola tidur, atau bahkan pola diri. Jika biasanya ia suka merawat diri, kali ini ia tidak akan memperdulikannya dan menggunakan waktu sebagian besar untuk tidak melakukan apa-apa. [fyi/tur]






