Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya harus susah payah untuk mengalahkan Semen Padang dengan skor 1-0, Jumat (19/9/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Gol semata wayang Bajul Ijo dicetak Bruno Moreira pada babak kedua.
Babak Pertama
Kesempatan pertama untuk Persebaya lahir dari sepakan jauh Toni Firmansyah menit kedua. Namun bola dapat diamankan kiper Semen Padang, Arthur Agusto.
Semen Padang bermain dengan pertahanan yang sangat rapat sepanjang sepuluh menit babak pertama ini. Kondisi itu membuat Persebaya kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan.
Bruno Moreira mendapatkan peluang emas tepat pada menit ke-18. Meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan pemain asal Brasil itu masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Persebaya benar-benar dibuat frustasi dengan skema parkir bus yang diterapkan Semen Padang di pertandingan ini. Tim berjuluk Kabau Sirah itu menumpuk seluruh pemain di wilayahnya. Skor masih 0-0 hingga setengah jam laga berjalan.

Dampak dari absennya Francisco Rivera begitu terlihat di pertandingan ini. Permainan Persebaya terasa kering kreativitas karena kehilangan jenderal lapangan tengahnya.
Selain itu, ketiadaan eks pemain Madura United itu juga membuat Persebaya tampil dengan tempo sangat lambat di laga Jumat malam ini.
Bek Persebaya Risto Mitrevski mencoba peruntungan melalui tendangan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola masih menyamping di kanan gawang.
Pemain muda Semen Padang Firman Juliansyah, mengancam dari tendangan jarak jauh menit ke-44. Namun bola belum tepat sasaran. Semenit berselang, giliran Cornelius Stewart yang melepaskan tembakan tepat ke tangkapan Ernando Ari kiper Persebaya.
Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Semen Padang tampil agresif pada babak kedua. Situasi ini membuat pertandingan menjadi lebih hidup. Kedua tim saling jual beli serangan pada awal babak kedua ini.
Serangan Semen Padang lebih mengancam pada sepuluh menit awal babak kedua ini. Salah satunya dari aksi Firman Juliansyah. Hanya saja tembakannya pada menit ke-57 belum tepat sasaran
Persebaya melakukan penyegaran pada menit ke-61 dengan memasukkan Rachmat Irianto. Rian, sapaan akrabnya, menggantikan Mihailo Perovic.
Ditariknya Mihailo Perovic membuat komposisi lini serang Persebaya berubah. Bajul Ijo mengandalkan Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas sebagai trisula di lini depan.
Gawang Persebaya kembali nyaris bobol lewat Ronaldo Kwateh pada menit ke-74. Beruntung ada Risto Mitrevski yang menghindarkan Bajul Ijo dari kebobolan.
Persebaya merespons dengan sepakan keras Malik Risaldi menit ke-76. Namun bola masih bisa ditepis penjaga gawang Semen Padang, Arthur Agusto.
Gol yang ditunggi Persebaya akhirnya hadir pada menitke-78 lewat Bruno Moreira. Menerima umpan silang Gali Freitas, Bruno tinggal menyontek bola masuk ke gawang Semen Padang. Persebaya unggul 1-0.
Keunggulamn 1-0 membuat Persebaya bersemangat untuk menambah gol. Masuknya Mikael Tata dan Rizky Dwi pada menit ke-79, diharapkan menambah kecepatan di lini depan.
Persebaya memberikan kesempatan kepada dua pemain muda, Dimas Wicaksono dan Sadida Nugraha untuk bermain di laga ini. Mereka merumput pada menit ke-85 menggantikan Arief Catur Pamungkas dan Gali Freitas.
Tak ada tambahan gol yang tercipta pada penghujung babak kedua. Persebaya mengakhiri laga ini dengan skor 1-0. (faw/but)






