Jakarta (beritajatim.com) – Kementerian BUMN berencana menggabungkan BUMN sektor infrastruktur (BUMN Karya) menjadi tiga entitas yang lebih kuat. Menanggapi hal ini, PT Brantas Abipraya (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh rencana tersebut.
Dukungan Penuh Brantas Abipraya
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa perseroan telah menerima surat persiapan terkait rencana merger BUMN Karya. Saat ini, Brantas Abipraya menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian BUMN.
“Brantas Abipraya selalu siap mengikuti arahan dan keputusan pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN,” ujar Dian Sovana.
Brantas Abipraya optimis bahwa merger ini akan membawa manfaat positif bagi BUMN Karya dan industri infrastruktur nasional.
Performa Kinerja Brantas Abipraya Naik
Dian Sovana juga menekankan komitmen Brantas Abipraya untuk selalu mengutamakan tata kelola perusahaan yang baik dan akuntabel. Hal ini dibuktikan dengan performa kinerja unggul Brantas Abipraya selama tiga tahun terakhir.
“Pendapatan usaha BUMN Karya ini mengalami kenaikan positif yaitu dari tahun 2020 – 2021 sebesar 26,74%, 2021-2022 sebesar 29,37% dan 2022-2023 sebesar 33,94%,” jelas Dian Sovana.
Selain itu, Brantas Abipraya juga mencatatatkan laba bersih yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2020-2021, laba bersih Brantas Abipraya naik 71,54%. Di tahun 2021-2022, laba bersih naik 134,46%. Dan di tahun 2022-2023, laba bersih naik 49,14%.
Menuju Living Legend Company
Dengan komitmen dan prestasi yang gemilang, Brantas Abipraya terus bertransformasi menuju perusahaan yang sehat, berkelanjutan, dan berprestasi.
“Memperkuat komitmennya sebagai salah satu BUMN Karya terunggul, Brantas Abipraya akan terus bertransformasi menuju living legend company,” ujar Dian Sovana.
Brantas Abipraya optimis bahwa dengan merger BUMN Karya, perusahaan akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan bangsa. (ted)






