Ponorogo (beritajatim.com) – BPBD Ponorogo melakukan penyelamatan dramatis terhadap seorang nenek berusia 58 tahun yang tercebur sumur di belakang rumah korban di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan. Penyelamatan nenek yang bernama Nurul tersebut, berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam dalam keadaan guyuran hujan.
“Alhamdulillah, korban dikeluarkan dari sumur dalam keadaan selamat,” kata Kalaksa BPBD Ponorogo Henry Indrawardana, Rabu (08/02/2023).
Henry menceritakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan ada orang tercebur sumur sekitar pukul 15.48 WIB. Usai mendapatkan laporan itu, petugas BPBD Ponorogo langsung melakukan kajian cepat dengan merapat ke lokasi. Sementara tim vertikal rescue BPBD Ponorogo mempersiapkan peralatan untuk penyelamatan. Kemudian penyelamatan pun mulai dilakukan. Seorang petugas dengan menggunakan tali, masuk ke dalam sumur. Petugas di dalam sumur, kemudian melakukan memasang tali pengaman, supaya korban bisa ditarik dari atas.
“Operasi SAR selesai sekitar pukul 17.00 WIB,” katanya.
Setelah berhasil dinaikkan ke atas, korban pun dicek kondisinya. Kondisi korban mengalami patah tangan kanan. Petugas pun langsung dibawa ke Puskesmas Setono, kemudian dirujuk ke rumah sakit. Menurut informasi yang diperoleh Henry, korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya. Keponakan tersebut hendak ke kamar mandi, nah saat itu mendengar suara minta tolong. Setelah dicek ternyata sumber suara itu ada di dalam sumur tersebut.
“Korban sudah semingguan ini sakit lambungnya kambuh. Dan juga kelihatan kebingungan gitu,” pungkasnya. (End






