Ponorogo (beritajatim.com) – BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Ponorogo mengevakuasi warga yang sengaja menceburkan diri ke dalam sumur dengan kedalaman 25 meter. Peristiwa nahas itu terjadi di Dusun Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.
Salah satu warga yang bernama Mariyah, ditemukan suaminya sendiri tercebur di sumur rumahnya. Diduga perempuan berumur 35 tahun itu mengalami depresi. Sebab, belum lama ini yang bersangkutan berobat ke unit kesehatan jiwa RSUD dr. Harjono Ponorogo.
“Untuk kronologis kita belum menggali secara penuh. Informasi awal depresi, beberapa hari ini baru pulang dari unit kesehatan jiwa di RSUD dr. Harjono,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Gatot Susanto, Kamis (6/4/2023).
Baca Juga:
Truk Kecelakaan Tunggal di Ponorogo, Ribuan Telur Pecah
Usai mendapatkan laporan via telepon ada warga yang menceburkan diri ke sumur, BPBD Ponorogo langsung menindaklanjuti dengan menerjunkan 12 personel untuk melakukan evakuasi. Saat dilakukan proses evakuasi, korban masih dalam keadaan hidup dengan memberikan respon ke petugas, meski sudah dalam keadaan lemah.
“Proses evakuasi berlangsung kurang dari setengah jam. Alhamdulillah, naik daratan korban masih dalam keadaan hidup,” katanya.
Setelah berhasil diangkat ke daratan, korban langsung dibawa ke dalam rumahnya untuk dilakukan pertolongan medis dari Puskesmas Sukorejo. Korban dalam keadaan selamat, dan hanya mengalami luka ringan di tangan dan kaki.
Baca Juga:
Pemkab Ponorogo Siapkan Rp 71,3 M untuk THR
Meskipun begitu, korban nampak lemah. Sehingga yang bersangkutan dibantu dengan alat pernapasan.
“Berhasil dinaikkan ke daratan, korban langsung dibopong ke dalam rumah korban untuk mendapatkan pertolongan medis,” pungkasnya. [end/beq]






