Surabaya (beritajatim.com) – Berdasarkan Data Tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jatim, kegiatan modikasi cuaca yang dilakukan dengan pesawat Cessna Grand Carava 208B PK-DPI telah menyasar langit udara di beberapa wilayah Jatim.
Yakni, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Bojonegoro, Perairan Selatan dan Timur Banyuwangi, serta wilayah Lamongan dan Tuban.
“Kegiatan yang berlangsung sebanyak tiga sorti ini telah menyemaikan bahan semai (NaCI) sebanyak 2400 kg dengan lama penerbangan sepanjang 6 jam 5 menit,” kata Sekretaris BPBD Jatim yang juga Plh. Kalaksa BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda kepada beritajatim.com.
Dia mengharapkan, kegiatan OMC ini bisa mengurangi potensi bencana, akibat cuaca ekstrem di Jatim. Prediksi adanya cuaca ekstrem yang disampaikan BMKG di sejumlah daerah di Jatim selama sepekan ini (tanggal 12 sampai 17 September 2025), direspons cepat BPBD Jatim dengan melakukan modifikasi cuaca.
Kegiatan OMC ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan BNPB, BMKG dan Puspenerbal Lanudal Juanda, mulai tanggal 12 hingga 16 September mendatang.
“Alhamdulillah, saat ini, kami sudah melakukan OMC sebanyak 3 sorti, yakni, pada Sabtu (13/9/2025) satu sorti dan Minggu (14/9/2025) dua sorti. Kegiatan ini bisa dilaksanakan berkat adanya komunikasi antara Ibu Gubernur Jatim dengan Bapak Kepala BNPB dan BMKG,” ujarnya saat meninjau Posko OMC di Baseops Lanudal Juanda.
Karenanya, ia menyampaikan terima kasih atas kolaborasi Tim BNPB, BMKG dan TNI AL dalam pelaksanaan OMC saat ini. “Untuk hari ini, rencananya, akan dilakukan tambahan 6 sorti, tapi pelaksanaannya menunggu hasil pemantauan teman-teman BMKG,” pungkasnya. [tok/aje]






