Tuban (beritajatim.com) – Director Sosioeconomic Asia Pacific & Europe, Exxon Mobil Corporation, Azi N Alam melakukan kunjungan kerja ke Indonesia dalam rangka meninjau sejumlah program di Kabupaten Tuban, Selasa (19/8/2025).
Di Kabupaten Tuban, Azi meninjau program pengelolaan sampah di Desa Rengel dan program rumah burung hantu serta pestisida nabati di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang. Program tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat yang berada di jalur pipa ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Dalam kesempatan itu, Azi mengapresiasi dukungan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap kelancaran operasi EMCL yang menyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak nasional untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia.
“Kerjasama, pembelajaran, dan keberhasilan program pengembangan masyarakat yang dilakukan ExxonMobil bersama masyarakat dan pemerintah daerah di Bojonegoro, Tuban dan Blora,” tutur Azi N Alam.
Menurutnya, keberhasilan program di tiga wilayah tersebut dapat menjadi contoh bagi pengembangan proyek ExxonMobil di negara lain. Ia menegaskan harapannya agar petani dan masyarakat terus bertumbuh bersama dengan ExxonMobil.
“Kami sampaikan terimakasih kepada bapak/ibu atas dukungan kaitannya dengan kegiatan operasi ExxonMobil yang terus bertumbuh bersama, sekaligus mendukung program pemerintah dalam ketahanan energi dan pangan,” ungkap Azi saat berdiskusi dengan para petani.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan eL-SAL Indonesia, Imam Muqroni menyampaikan bahwa kunjungan Azi di Tuban khususnya pada jalur pipa minyak melibatkan petani dari enam desa.
“6 Desa yakni Desa Cendoro Kecamatan Palang, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Desa Sumurjalak, Kecamatan Plumpang, Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel, Desa Sawahan, Kecamatan Rengel dengan total seluruhnya ada 27 petani,” ucap Imam Muqroni.
Imam berharap pertemuan ini bisa memperkuat kolaborasi antara swasta dan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan petani Tuban.
“Tentu sesuai dengan cita-cita pemerintah Kabupaten Tuban dan perusahaan ExxonMobil turut mendukung dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan,” tutup Imam. [dya/ian]






