Surabaya (beritajatim.com) – Selain kewajiban puasa, setiap muslim di Bulan Ramadhan memiliki kesunahan melaksanakan sholat tarawih yang memiliki fadhilah yang luar biasa.
Sholat tarawih hanya bisa dilaksanakan pada malam hari Bulan Ramadhan. Namun seringkali ada yang berhalangan untuk melaksanakannya secara berjamaah di masjid atau mushola.
Hukum Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Lalu bisakah atau bolehkan amalan sholat tarawih malam Bulan Ramadhan ini dilaksanakan sendirian di rumah bagi mereka yang tidak dapat melakukannya di masjid?
Pada dasarnya, dalam Islam, sholat tarawih ini hukumnya sunnah muakkad atau ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Dengan begitu sangat disayangkan jika meninggalkannya.
Baca Juga: GGN Pendukung Ganjar Gelar Tata Cara Salat Tarawih
Kemudian mengenai perihal tempat dan cara pelaksanaannya apakah harus di masjid secara berjamaah? Jawabannya tidak harus, menurut ulama muktabaroh.
Sebagaimana dikutip dari hadits Nabi Muhammad yang tidak mewajibkan sholat tarawih ini dilakukan berjamaah di masjid atau mushola. Berikut bunyinya:
فَصَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِى بُيُوتِكُمْ ، فَإِنَّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ صَلاَةُ الْمَرْءِ فِى بَيْتِهِ إِلاَّ الْمَكْتُوبَةَ
Artinya: “Hendaklah kalian manusia melaksanakan shalat (sunnah) di rumah kalian karena sebaik-baik shalat adalah shalat seseorang di rumahnya kecuali shalat wajib.” (HR Bukhari Muslim)
Tuntunan dan Cara Sholat Tarawih Sendiri
Sholat tarawih bisa dilakukan di rumah setelah melaksanakan sholat Isya seperti biasa. Sholat tarawih sendiri adalah sunnah yang sangat dianjurkan, namun tidak wajib dilakukan di bulan Ramadhan.
Meskipun dilakukan sendiri, sholat tarawih tetap akan mendapatkan keutamaan dan banyak pahala. Biasanya, sholat tarawih dilakukan minimal empat rakaat, tetapi bisa juga dilakukan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat.
Setiap rangkaian sholat tarawih terdiri dari dua rakaat dan satu kali salam. Jadi, ketika melaksanakannya, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, kemudian berdiri dan niat sholat tarawih lagi.
Baca Juga: Berikut Perubahan Jam Kerja ASN Pemkab Tuban Selama Bulan Ramadhan
Sholat tarawih dilakukan sebagaimana sholat lainnya, yakni takbirotul ihram, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, dan seterusnya sampai tahiyyat akhir, lalu salam.
Setelah selesai melakukan sholat tarawih dianjurkan untuk membaca doa tarawih. Setelah selesai membaca doa, kemudian bisa dilanjut dengan melakukan sholat witir yang jumlah rakaatnya harus ganjil.
Niat Sholat Tarawih Sendiri
Secara umum, sholat tarawih ini tidak berbeda dengan tarawih yang dikerjakan di masjid, yang membedakan hanya niatnya.
Untuk mengerjakan sholat tawarih sendiri, bisa membaca niat sholat secara munfarid yakni bacaan berikut ini:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.”
Baca Juga: 7 Resep Menu Buka Puasa yang Sederhana dan Mudah Dibuat
Tata Cara Sholat Witir Sendiri
Setelah sholat tarawih ini, akan lebih lengkap apabila ditambah dengan sholat witir 3 rakaat.
Hukum sholat witir ini sunnah, dan tidak wajib dikerjakan. Akan tetapi jika dikerjakan akan menambah kesempurnaan sholat tarawih.
Sholat witir ini dikerjakan setelah rakaat terakhir sholat tarawih. Jumlah rakaat sholat witir ini 3 rakaat 1 kali salam atau pertama dua rakaat, kemudian satu rakaat.
Niat Sholat Witir Sendiri
Adapun niat sholat witir berbeda-beda tergantung rakaat sholat yang ingin dilakukan. Berikut beberapa pilihan niat sholat witir.
Jika melakukan satu rakaat sendiri, maka niatnya sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَة الْوِتْرِ لِلهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan rok’atal witri lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah witir satu rakaat, karena Allah Ta’ala.”
Jika melakukan sholat witir sendiri langsung tiga rakaat, maka niatnya sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةً الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal witri tsalasa roka’atin lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.”
Demikian merupakan hukum dan tata cara sholat tarawih dan witir sendirian di rumah jika berhalangan untuk ikut jamaah di masjid atau mushola. (ian)






