Bojonegoro (beritajatim.com) – Bocah berusia 3 tahun tercebur di Sungai Bengawan Solo. Kejadian itu terjadi saat korban, bersama orang tuanya sedang menyeberangi sungai terpanjang di Pulau Jawa dengan menggunakan perahu penyeberangan jurusan Sranak – Bojonegoro.
Kejadian itu bermula saat korban, Dafa (3) sedang dibonceng menggunakan sepeda motor oleh bapaknya, Hartono (40) Warga RT 03/RW 01 Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro bermaksud ke kota dengan menyeberangi sungai Bengawan Solo.
“Saat perahu jalan, bocah tersebut menyalakan motor dan menarik gasnya hingga tercebur ke sungai,” ujar saksi di lokasi kejadian, Rosyid, Selasa (10/01/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”tenggelam”]
Perahu penyeberangan yang ditumpangi korban bersama orangtuanya saat itu sudah berjalan dan hampir sampai di tengah sungai. Saat itu lah, bocah yang masih PAUD itu memainkan starter motor dan memutar gas hingga motor yang ditumpangi terjatuh dan tenggelam.”Keduanya terjatuh ke sungai. Tetapi ayahnya berhasil tertolong, sementara anaknya masih dalam proses pencarian,” lanjutnya.
Sementara Tim SAR BPBD Bojonegoro bersama Dishub dan sejumlah relawan saat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian belum membuahkan hasil. Pencarian bocah tenggelam di Sungai Bengawan Solo tersebut dihentikan pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan besok. [lus/kun]






