Ringkasan Berita:
- BMKG Juanda memprakirakan cuaca Malang Raya pada 1-2 Juni 2026 didominasi awan tebal dan kabut, terutama pada malam hingga dini hari.
- Kabut diprediksi muncul di Kota Malang mulai pukul 23.00 WIB, sementara di Kabupaten Malang menyebar ke sejumlah kecamatan sejak sore hingga malam hari.
- Kota Batu menjadi wilayah terdingin dengan suhu minimum 15-16 derajat Celsius dan kabut pekat yang berlangsung hingga larut malam.
Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu pada Senin, 1 Juni 2026 hingga Selasa, 2 Juni 2026.
Berdasarkan analisis atmosfer terbaru, sebagian besar wilayah diperkirakan didominasi cuaca berawan tebal sepanjang hari sebelum beralih menjadi kondisi berkabut pada malam hingga dini hari.
Di wilayah Kota Malang yang mencakup Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun, cuaca pada Senin (1/6/2026) sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari diperkirakan didominasi kondisi berawan. Langit mendung diperkirakan menyelimuti seluruh kawasan kota tanpa potensi hujan yang signifikan.
“Memasuki malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, cuaca di sebagian besar wilayah Kota Malang beralih menjadi udara kabut tebal, terutama di Blimbing dan Lowokwaru,” dikutip dari data resmi BMKG Juanda.
Pada Selasa (2/6/2026), kondisi cuaca di Kota Malang diprediksi masih didominasi awan tebal sepanjang hari. Suhu udara tercatat cukup sejuk dengan kisaran antara 19 hingga 29 derajat Celsius.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang diperkirakan mengalami kondisi berawan sejak pagi hingga siang hari di hampir seluruh kecamatan. Perubahan cuaca berupa kemunculan kabut mulai terpantau di kawasan dataran tinggi dan pegunungan seperti Pujon pada sekitar pukul 17.00 WIB.
Menjelang malam hari, sebaran kabut diprediksi meluas ke sejumlah kecamatan lain, antara lain Karangploso, Singosari, Lawang, Jabung, Tumpang, dan Wajak mulai pukul 20.00 WIB. Pada Selasa (2/6/2026), atmosfer Kabupaten Malang secara umum masih didominasi awan tebal dengan tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi, mencapai 98 persen pada dini hari.
Di Kota Batu, yang meliputi Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo, cuaca diprakirakan terasa lebih dingin dibanding wilayah lainnya. Sejak pagi hari, langit Kota Batu telah diselimuti awan tebal. Memasuki pukul 11.00 hingga 13.00 WIB, fenomena kabut mulai turun dan menyelimuti wilayah Batu serta Bumiaji.
Kondisi kabut diprediksi semakin pekat pada sore hingga petang hari. Seluruh wilayah Kota Batu diperkirakan berkabut mulai pukul 17.00 WIB. Khusus Kecamatan Junrejo, kabut tebal diperkirakan bertahan lebih lama, mulai pukul 20.00 WIB hingga larut malam.
Pada Selasa (2/6/2026), cuaca di Kota Batu masih didominasi awan tebal dengan suhu udara yang cukup dingin. Temperatur minimum diprakirakan berada pada kisaran 15 hingga 16 derajat Celsius, menjadikan kawasan wisata pegunungan tersebut sebagai wilayah dengan suhu terendah di Malang Raya selama periode prakiraan.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintasi kawasan dataran tinggi dan jalur pegunungan di Malang Raya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penurunan jarak pandang akibat kabut tebal yang diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari. [dan/suf]






