Blitar (beritajatim.com) – Masyarakat Kota Blitar kini tak perlu khawatir soal kesehatan. Pasalnya seluruh masyarakat Kota Blitar telah ter-cover Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Total ada 163.342 jiwa atau 100% dari total jumlah penduduk Kota Blitar kini bisa berobat dengan gratis dengan fasilitas JKN.
Atas capaian itu Pemerintah Kota Blitar dan BPJS Kesehatan Cabang Kediri resmi ‘Level Up’ sinergi mereka dengan menandatangani pembaruan Nota Kesepakatan (MoU) untuk Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penandatanganan yang dilakukan di Kantor Wali Kota Blitar pada Senin (17/11/2025) ini sekaligus mengukuhkan status Kota Blitar sebagai daerah dengan predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, mengapresiasi pencapaian luar biasa ini. “Kota Blitar telah berhasil mencapai status UHC Prioritas. Berdasarkan data per 1 November 2025, seluruh penduduk Kota Blitar sudah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan total kepesertaan mencapai 163.342 jiwa atau 100% dari total jumlah penduduk,” ujar Tutus.
Capaian 100% ini makin secure karena tingkat keaktifan peserta JKN di Blitar juga sangat tinggi, mencapai 97%. Artinya, hampir seluruh warga sudah terlindungi dan bisa mengakses layanan kesehatan kapan saja.
Meskipun sinergi Pemkot dan BPJS Kesehatan sudah terjalin lama, Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyebut pembaruan MoU ini adalah langkah penting untuk memperkuat komitmen.
“Sebetulnya sudah kerja sama sejak lama, namun ini pembaruannya. Harapannya, dengan adanya pembaruan kerja sama ini, semakin terjalin persatuan antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan tenaga kesehatan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan di Kota Blitar,” ungkap Elim.
Tutus menambahkan bahwa penandatanganan ini adalah langkah nyata untuk memperkuat dan menjaga kesinambungan Program JKN. Fokusnya bukan hanya pada jumlah, tetapi juga pada mutu layanan.
Ke depan, Pemkot Blitar dan BPJS Kesehatan sepakat untuk terus memperkuat monitoring dan evaluasi. Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba berkomitmen untuk tidak berpuas diri, meskipun kondisi JKN sudah “cukup baik” dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Peningkatan mutu fasilitas kesehatan dan akses layanan bagi masyarakat akan terus menjadi prioritas, agar semua warga Blitar mendapatkan jaminan kesehatan yang optimal,” tegas Elim.
Dengan effort dan kolaborasi yang diperkuat, Kota Blitar diharapkan dapat terus menjadi contoh daerah lainnya dalam memastikan seluruh penduduk dapat merasakan manfaat dari jaminan kesehatan yang inklusif dan berkualitas. Warga Blitar? Health is secured. (owi/kun)






