Tuban (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban memberikan imbauan penting kepada calon pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk lebih teliti dalam memenuhi persyaratan administrasi. Imbauan ini diberikan sebagai hasil dari evaluasi tahun sebelumnya, di mana banyak pelamar yang tidak lolos administrasi akibat kesalahan-kesalahan yang seharusnya dapat dihindari.
Kepala Bidang Pengadaan, Perencanaan, Pemberhentian, dan Sistem Informasi BKPSDM Tuban Alek Mashadi menyampaikan bahwa seleksi calon PPPK tahun 2023 telah resmi dibuka dengan total kebutuhan formasi sebanyak 1241.
Formasi tersebut terbagi menjadi 332 formasi jabatan tenaga pendidik atau guru, 802 formasi tenaga kesehatan, dan 107 formasi tenaga teknis.
BACA JUGA:
Pemkab Tuban Buka Lowongan Calon PPPK Tahun 2023, Ada 1.241 Formasi
Dalam pesannya kepada para pelamar, Alek Mashadi menekankan pentingnya memahami persyaratan yang dibutuhkan dengan cermat, termasuk melakukan pembacaan ulang persyaratan agar tidak terjadi kesalahan yang sepele.
“Meskipun persyaratannya hampir sama, namun kami berharap para calon pelamar benar-benar memerhatikan dan memahami persyaratan tersebut, karena pada tahun sebelumnya, banyak yang tidak lolos administrasi akibat kesalahan-kesalahan kecil,” ungkap Alek, Sabtu (30/9/2023).
Ia juga mengungkapkan bahwa kesalahan paling umum pada tahun sebelumnya adalah terkait dengan alamat surat lamaran yang seharusnya ditujukan kepada Bupati Tuban, tetapi malah ditujukan kepada Menpan RB. Selain itu, pernyataan lima poin yang harus dipenuhi harus sesuai dengan formulir yang tersedia dan tidak boleh ditambah atau dikurangi.
BACA JUGA:
Bupati Tuban Serahkan SK PPPK Kepada 624 Orang
Alek Mashadi juga menyoroti masalah materai, di mana beberapa peserta mencopot materai dari surat lamaran sebelumnya dan menempelkannya kembali pada surat lamaran PPPK.
“Meskipun terlihat sepele, nomor serinya tertera jelas pada materai, sehingga hal ini tidak boleh diabaikan. Kami mengharapkan agar kesalahan semacam ini tidak terulang kembali. Kami sangat mendesak para pelamar untuk memperhatikannya dengan seksama,” tegasnya. [ayu/beq]






