Malang (beritajatim.com) – Owner dan Penasehat Utama PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Bambang Haryo Soekartono (BHS) turut prihatin dan berduka cita yang mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda Kota Batu dan Malang. Dia mengirim bantuan sembako dan obat-obatan untuk warga terdampak.
“Jadi kita melakukan bakti sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah, tidak hanya sembako tapi juga bahan bangunan. Kita masih akan melihat kondisi lapangan. Kami Dharma Lautan Utama cukup prihatin dan berduka cita sedalam-dalamnya,” kata BHS, Sabtu (6/11/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-bandang”]
BHS mengatakan, dirinya akan mengajak beberapa anak perusahaan PT. Dharma Lautan Utama untuk ikut berpartisipasi terutama bantuan bahan bangunan untuk korban yang rumahnya hancur.
Kebetulan saat mengirim sembako di hadir bersama Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo. Dia diharapkan bisa mengajak beberapa pengusaha asosiasi didalamnya agar bisa membantu bahan material untuk kepentingan pemulihan renovasi dan juga bantuan mandi cuci kakus (MCK) bagi korban bercana banjir bandang di Kota Batu.
“Dalam waktu dekat kita harapkan pulih kembali masyarakat bisa kerja seperti sedia kala dan terutama masalah hunian sementara (huntara). Kita sangat mengharapkan pemeritnah membuatkan huntara mungkin kita akan membantu dalam pembuatan MCK. Kita lihat perumahan masyarakat yang 11 rumah mengalami kerusakan parah ikut hanyut,” ujar BHS.
Dirut PT. Dharma Lautan Utama Erwin H. Poedjono mengatakan, untuk bantuan sembako yang diberikan terdiri dari bahan pokok, ada beras, mie, gula, minyak, serta obat-obatan. Sedangkan untuk bahan bangunan akan dikirim setelah survei lokasi. Sekaligus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk pembangunan rumah warga yang rusak.
“Nanti kita lakukan survei bahan bangunan yang diperlukan agar tidak keliru memberikan bantuan. Saya lihat yang membantu cukup banyak. Secepatnya akan kita lakukan, karena ada beberapa holding kami yang harus kesini karena Dharma Lautan Utama tidak sendiri ada PT Dharma Graha Utama dan lainnya,” tandas Erwin. [luc/suf]







