Pasuruan (beritajatim.com) – Dengan modus pura-pura mengajak pijat ke daerah Tretres, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, seorang pria membawa kabur motor Suzuki Satria FU milik temannya, Senin (21/02/2022). Agung, rekan korban, menjelaskan jika awalnya Jarot yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat pergi berboncengan bersama temannya Junet untuk pijat di daerah Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Namun ternyata itu hanya akal-akalan pelaku. Ketika sampai di lokasi, tidak ada orang yang meminta untuk dipijat.
“Temen saya kan tukang pijat, terus dia diajak katanya temen nya ada yg mau pijit, tapi sampai di tretes tidak ada yg mau di pijit, ” ujar Agung saat dikonfirmasi Selasa (22/02/2022).
Setelah itu, pelaku Juned berdalih untuk meminjam motor Satria FU milik korban Jarot untuk membeli rokok di warung sekitar. Namun apesnya, ketika korban menunggu, pelaku malah tidak kunjung kembali.
Korban mulai curiga kalau motornya dibawa kabur karena hp tersangka tidak bisa dihubungi. “Minjem motor buat beli rokok , tapi tidak kembali kembali, ” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Baru setelah motornya hilang dibawa kabur, korban yang tinggal di Kecamatan Kraton, Kota Pasuruan ini diberitahu oleh rekan-rekannya bahwa pelaku memang sering bermasalah. Dengan modus yang sama, pelaku diduga juga pernah menggadaikan motor yang dipinjamnya dari orang lain.
“Sudah banyak yang jadi korban, sudah sering dilaporkan juga tapi belum pernah ketangkap, ” imbuhnya.
Agung menambahkan jika korban belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Korban masih menunggu iktikad baik dari pelaku agar segera mengembalikan motor miliknya.
“Belum laporan ke polisi, tapi ada rencana untuk lapor kalau tidak kunjung dikembalikan, ” pungkasnya. [ada/but]






