Pasuruan (beritajatim.com) – Program peningkatan sarpras pendidikan kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui pemberian hibah fisik gedung untuk lembaga PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF). Bantuan ini menjadi dukungan konkret bagi lembaga pendidikan dasar agar memiliki fasilitas belajar yang lebih memadai.
Sebanyak 94 lembaga penerima hibah tercatat berasal dari berbagai jenjang pendidikan non formal dan PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Penyerahan dilakukan secara bertahap dengan harapan perbaikan gedung dapat segera mendorong kelancaran proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti menyampaikan bahwa bantuan mencakup pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi bangunan, hingga dukungan utilitas sarpras. “Semua bantuan hibah fisik ini untuk perbaikan dan peningkatan sarana prasarana satuan pendidikan,” ujarnya.
Tri Krisni menambahkan bahwa besaran bantuan yang diterima masing-masing lembaga ditentukan berdasarkan ajuan proposal dan verifikasi faktual di lapangan. Ia menyebut ada lembaga yang menerima Rp 50 juta hingga Rp 200 juta, menyesuaikan tingkat urgensi bangunan.
Di lapangan, sebagian lembaga telah menyelesaikan pembangunan sedangkan yang lain masih dalam proses, bahkan ada yang baru memulai tahap pengerjaan. Menurut Krisni, proposal yang baru selesai verifikasi otomatis akan menyusul realisasi hibah sesuai jadwal.
Sementara itu, Wakil Bupati Shobih Asrori menegaskan bahwa hibah fisik gedung diberikan untuk mendukung kenyamanan proses belajar siswa. “Bangunan yang aman pasti akan membuat yang ada di dalamnya nyaman, sehingga pembelajaran bisa berjalan lancar,” tegasnya.
Shobih mengakui masih ada lembaga yang belum memperoleh bantuan karena keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi nasional. Ia meminta sekolah atau lembaga penerima untuk menjaga bangunan agar manfaat hibah dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Semua penghuni di satuan pendidikan wajib menjaga dan merawat bangunan yang sudah dibangun ataupun diperbaiki,” pungkasnya. (ada/ian)






