Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya rupanya harus sedikit waspada di Piala Presiden yang akan digelar Juni Mendatang. Bagaimana tidak , tim Bajol Ijo berada di grup C yang berisikan tiga klub papan atas musim 2021/2022.
Bermain di Bandung, menurut mantan pelatih Persela Lamongan ini pembagian grup itu ditanggapi santai, Aji hanya memastikan seluruh pemainnya bakal habis-habisan berjuang untuk lolos dari grup neraka itu.
Aji juga sudah mewanti-wanti para pemainnya agar tak sedikitpun minder saat terjun ke lapangan. Sebab, baginya undian itu merupakan ajang tes mental bagi seluruh punggawa Green Force. Terlebih, para punggawa Persebaya untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, mayoritas diisi oleh para pemain muda.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
“Saya sampaikan ke mereka (pemain) bahwa itu justru sebagai tantangan. Tidak boleh minder ketemu tim-tim yang papan atas,” ujar Aji usai sesi latihan tim di Lapangan A,B,C Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (30/5/2022).
Aji meyakini, ketika pra musim sudah melakoni laga menghadapi tim besar, pengalaman itu akan menjadi angin positif bagi anak asuhnya saat liga bergulir. “Ini (pambagian grup turnamen pra musim) bagus sekali untuk persiapan kompetisi,” terangnya.
Mantan kapten Persebaya itu memasang target lolos grup. Hal itu juga sudah ditekannya ke para pemain. “Meskipun dengan pemain-pemain yang baru, saya tekankan kalau kami bisa lolos (grup). Saya akan berusaha maksimal untuk bisa lolos minimal,” ujarnya. (way/kun)






