Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah badai covid 19 yang menerpa para pemain klub Liga 1 Indonesia di Bali, rupanya kini semua tim telah membenahi sistem protokol kesehatan. Salah satunya tim asal Surabaya ini.
Diakui Mustaqim, asisten pelatih Persebaya kondisinya memang masih ada pemain yang harus isolasi mandiri, namun sejauh ini mereka sudah bugar. Meski saat ini masih belum tahu hasil terakhir dari swab PCR namun motivasi para pemain sangat tinggi untuk membalas kekalahan pertandingan minggu lalu.
“Mereka sangat termotivasi bahwa sangat ingin membalas (hasil) kehilangan poin dari dua laga terakhir yang tidak sesuai ekspektasi. Dan, mereka sangat bergairah dan gembira telah berlatih kembali. Apalagi beberapa pemain tersebut (menjalani) karantina selama lima hari,”ungkap mantan ass pelatih Persija Jakarta ini, Rabu (9/2/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Lebih lanjut dikatakan Mustaqim, para pemain saat ini masih menggebu dengan chance juara jadi kami akan memaksimalkan itu di pertandingan berikutnya besok (kamis) berapapun pemain yang akan diturunkan Persebaya akan memaksimalkan raih kemenangan.
“Apapun kondisinya, dengan semangat para pemain Jadi akan kami manfaatkan dan maksimalkan itu. Karena kalau kami terlena dengan hasil negatif di dua laga sebelumnya sangat tidak baik bagi kami untuk mengejar target, paling tidak di papan atas,”ucap Taqim.
Diberitakan sebelumnya sebanyak 12 pemain dan official Persebaya dinyatakan positiv covid 19 dan harus menjalani karantina. [way/kun]






