Malang (beritajatim.com) – Mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar ke luar negeri adalah impian banyak mahasiswa. Salah satu yang berhasil mewujudkannya adalah Bening Qolbu Adinda, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Bening kini menjalani perkuliahan di University of Padova, Italia, sejak September 2024 dan akan berada di sana selama beberapa bulan ke depan.
Selama dua minggu berada di Italia, Bening telah mengalami berbagai pengalaman menarik yang membuka wawasannya. Salah satu hal kecil namun mencolok adalah budaya menyeberang jalan. “Pejalan kaki di sini sangat diutamakan,” katanya. Di Italia, masyarakat juga lebih sering menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi, berkat sistem transportasi yang sangat memadai dan terjangkau.
Selain itu, Bening terkesan dengan aktivitas orang tua di Italia yang tetap aktif di luar rumah. “Saya kagum dengan para orang tua di sini yang masih aktif melakukan berbagai aktivitas, seperti bekerja dan berbelanja,” ujarnya.
Sistem perkuliahan di Italia pun berbeda dari yang biasa ditemui di Indonesia. Jika di banyak kampus Indonesia kehadiran menjadi syarat penting, di Italia hal tersebut tidak terlalu diutamakan. “Selama mahasiswa dapat mengikuti dan mengerjakan ujian dengan baik, kehadiran tidak terlalu diperhatikan,” jelas Bening. Metode pengajaran di sana juga lebih interaktif, dengan menggunakan games, kuis, dan pendekatan lain yang membuat mahasiswa merasa lebih nyaman.

Bening juga tak melewatkan kesempatan untuk menikmati kuliner khas Italia. Salah satunya adalah pasta, yang menurutnya memiliki harga sangat terjangkau. “Jenis pasta seperti spaghetti, penne, dan lainnya harganya hanya sekitar satu euro saja, bahkan lebih murah jika membeli dalam porsi besar,” katanya. Ia juga terkejut dengan ukuran porsi makanan di sana yang cukup besar, “Bahkan bisa dimakan 2-3 orang,” tambahnya.
Pesan untuk Mahasiswa UMM
Sebagai penutup, Bening berkomitmen untuk menerapkan dan mengajak masyarakat Indonesia untuk meniru gaya hidup sehat ala Italia, seperti berjalan kaki, rutin berolahraga, dan menggunakan transportasi umum. Ia juga memberikan semangat kepada mahasiswa UMM yang sedang mencari beasiswa pertukaran pelajar. “Selalu semangat, berjuang, dan berani berkorban untuk mencapainya,” pesan Bening.
Melalui pengalamannya di Italia, Bening tidak hanya belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang budaya dan gaya hidup yang bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia. [dan/beq]






