Pasuruan (beritajatim.com) – Belum genap sebulan dilantik, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan berbondong-bondong mengajukan pinjaman uang ke bank. Hal ini ditandai dengan adanya sejumlah pegawai bank mendatangi gedung DPRD Pasuruan.
Plt Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim membenarkan kedatangan pegawai bank daerah tersebut untuk meminjamkan sejumlah uang. Karim mengatakan, saat ini ada sekitar empat anggota DPRD yang mengajukan pinjaman.
“Benar, ada sekitar empat anggota yang mengajukan diri untuk meminjam sejumlah uang, karena saat melakukan peminjaman, harus ada persetujuan dan tanda tangan Ketua DPRD,” jelas Karim, Senin, 2 September 2024.
Karim juga mengatakan bahwa persetujuan peminjaman uang ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Menurutnya, sejumlah anggota dewan yang masih belum mengajukan pinjaman lantaran menunggu berapa gaji yang diterima sebagai wakil rakyat.
Sementara pinjaman uang tersebut berkisar sekitar Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Sementara untuk gaji pokok anggota dewan tersebut yakni sekitar Rp4,3 juta per bulan.
“Untuk gaji pokoknya sekitar Rp4,3 juta sebulan, itu masih belum termasuk tunjangannya. Kalau yang minjam uang itu berkisar Rp500 juta sampai Rp1 miliar. Tapi saya sendiri nggak tahu pinjamnya untuk apa, itu urusan masing-masing anggota,” tambahnya. [ada/beq]






