Jember (beritajatim.com) – Belum ada partai yang bisa mengakumulasi suara pemilih dari kalangan generasi Z, sebuah generasi yang lahir dalam rentang 1997 – 2012, pada pemilu mendatang. Preferensi politik gen Z susah ditebak.
Hal ini disampaikan Arif Prio Wicaksono, Koordinator Politica Research and Consulting (PRC) Jawa Timur, Minggu (28/5/2023). “Gen Z ini adalah ceruk potensi suara besar yang sampai hari belum ada partai yang mampu mengakumulasikannya jadi suara. Dalam konteks pilihan partai, gen Z ini cenderung susah sekali untuk diarahkan dan diajak memilih,” katanya.
Menurut Arif, pemilih dari kalangan generasi Z adalah pemilih paling rasional. “Mereka seringkali cenderung apatis terhadap partai. Meskipun dalam data gen Z ini adalah mayoritas, tapi setiap pelaksanaan pemilu, baik lokal maupun nasional, mereka menjadi penyumbang terbesar rendahnya partisipasi pemilih,” katanya.
Belum ada formulasi politik yang akurat dan tepat untuk menarik suara gen Z. “Penggunaan media sosial terutama tiktok dan game online untuk generasi Z, terutama pemilih pemula, hanya efektif untuk memperkenalkan partai saja. Saya belum pernah menemukan itu akan berpengaruh langsung terhadap elektabilitas partai,” kata Arif.
Media sosial dan game bisa digunakan hanya sebagai sarana untuk memperkenalkan partai kepada gen Z. “Memberi gen Z opsi pilihan partai, walaupun pada akhirnya tetap diputuskan oleh pilihan rasional mereka. Ini berbeda dengan pemilihan kepala daerah. Penggunaan media sosial efektif untuk mendongkrak popularitas maupun elektabilitas.” kata Arif.
Partai-partai di Indonesia mungkin bisa belajar dari pemilu di Thailand. Di sana, partai Move Forward yang berisi kaum muda berhasil menyabet 151 kursi parlemen, terbanyak di Thailand, dalam pemilu sementara, Minggu (14/5/2023).
“Walaupun tidak bisa disamakan seratus persen, semestinya (gen Z) akan bikin warna tersendiri. Gen Z ini silent majority, dan bisa jadi banyak dari mereka menentukan pilihan di detik-detik terakhir,” kata alumnus Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Jember ini. [wir]






