Gresik (beritajatim.com)- Aksi begal motor masih marak di wilayah hukum Polres Gresik. Kali ini, terjadi di wilayah Kecamatan Bungah, tepatnya di jalan masuk menuju Desa Abar-abir. Korbannya adalah seorang pengendara motor bernama Robet (21), warga Desa Sidokumpul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kriminal itu terjadi pada pukul 00.00 WIB, Senin (18/10/2021). Aksi begal itu, juga viral di medsos (media sosial) serta terekam CCTV. Peristiwa bermula ketika korban pulang ngopi berboncengan dengan temannya melintas dari arah timur masuk ke Desa Sidokumpul.
Sewaktu sampai di jalan poros Desa Abar-abir, korban dihentikan oleh kawanan begal yang saling berboncengan mengendarai 2 sepeda motor. Diduga mereka telah mengikuti dari belakang. Korban yang saat itu berboncengan dengan temannya mengendarai motor saat dipepet dan diancam diduga menggunakan senjata tajam oleh kawanan begal. Sehingga, motor milik korban dan ponsel dibawa kabur oleh kawanan pelaku.
Kepala Desa Sidokumpul, Asyhari saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia pun kembali membenarkan bahwa korban adalah salah satu warganya. “Benar, kejadiannya di jalan poros Desa Abar-abir. Sempat terekam CCTV,” ujarnya,” Selasa (19/10/2021).
Ia menambahkan, terkait dengan kejadian ini, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bungah telah mendatangi korban untuk meminta keterangan guna keperluan penyelidikan. “Tadi Kanit Reskrim sudah kesini meminta keterangan korban,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”begal”]
Sementara Qosim perangkat desa setempat menerangkan, berdasarkan keterangan korban, pelaku diperkirakan berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor. “Korban masih trauma, tapi tadi saya sempat menanyakan jumlah pelaku ada 4 orang dengan mengendarai dua motor,” pungkasnya.
Secara terpisah, Kapolsek Bungah AKP Sujiran saat dikonfirmasi juga membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, jajarannya telah berkoordinasi dengan kepala desa beserta korban untuk selanjutnya datang kantor Polsek Bungah melaporkan secara resmi pekara ini.
“Belum ada laporan resmi dari korban. Nanti malam pak kades bersama korban mau bikin laporan resmi di Polsek dan dimintai keterangan,” tandasnya. [dny/suf]






