Probolinggo (beritajatim.com) – Kepulan asap hitam mendadak membumbung di kawasan pintu keluar SPBU Semampir, Kabupaten Probolinggo, Kamis pagi (4/6/2026). Satu unit mobil sedan terbakar hebat hingga nyaris tak menyisakan bagian kendaraan yang utuh. Peristiwa yang terjadi saat aktivitas masyarakat mulai ramai itu sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar.
Laporan kebakaran diterima petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo sekitar pukul 07.00 WIB. Informasi awal berasal dari warga yang melihat kobaran api melalap sebuah mobil sedan di area pintu keluar SPBU.
Humas Damkar Kabupaten Probolinggo, Sholehudin, mengatakan begitu menerima laporan, tim langsung diterjunkan ke lokasi. Tujuh menit kemudian, petugas tiba dan mendapati kendaraan sudah dalam kondisi terbakar.
“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya mobil sedan yang terbakar di pintu keluar SPBU Semampir. Petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” katanya.
Meski lokasi kejadian berada di area yang berdekatan dengan fasilitas penyimpanan bahan bakar, api berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas. Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam insiden tersebut. Saat kebakaran terjadi, pemilik kendaraan juga diketahui tidak berada di lokasi.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun, berdasarkan dugaan awal petugas di lapangan, api kemungkinan berasal dari korsleting atau gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kerusakan instalasi listrik pada kendaraan dapat berujung fatal apabila tidak terdeteksi sejak dini. Terlebih, kebakaran terjadi di area yang cukup sensitif karena berada di sekitar jalur keluar stasiun pengisian bahan bakar.
Sebanyak 11 personel Damkar diterjunkan dalam operasi penanganan tersebut. Setelah berjibaku selama sekitar satu jam, petugas berhasil memadamkan api dan menyelesaikan proses pendinginan pada pukul 08.07 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil sedan mengalami kerusakan berat dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban maupun kerusakan pada fasilitas di sekitar lokasi kejadian. (rap/kun)






