Surabaya (beritajatim.com) – Bazar buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Surabaya 2025 menjadi angin segar bagi para pecinta buku, khususnya di kalangan mahasiswa. Selain menawarkan koleksi yang lengkap, bazar ini juga dikenal dengan harga buku yang ramah di kantong.
Memasuki pekan terakhir penyelenggaraan, BBW Surabaya masih dipadati pengunjung. Ratusan ribu buku dari berbagai genre tersedia dengan harga terjangkau. Hal itu pula yang mendorong Panca, mahasiswa S1 Administrasi Publik Universitas Airlangga, datang untuk kedua kalinya. Ia tengah mempersiapkan skripsi dan membutuhkan banyak referensi bacaan.
“Saya tertarik ke BBW karena memang gemar membaca, dan sekarang sedang menyusun skripsi. Saya beli buku Undang-Undang Cipta Kerja sebagai referensi,” ujar Panca saat ditemui di lokasi, Kamis (15/5/2025).
Promo menarik turut menambah daya tarik. Panca menyebut harga buku yang ditawarkan sangat sesuai dengan kantong mahasiswa. “Banyak promo menarik. Saya dapat buku seharga Rp44 ribu, masih sangat terjangkau,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Wira, mahasiswa Unair lainnya. Ia mengaku datang karena tertarik dengan buku impor yang dijual jauh lebih murah dari harga pasaran. “Biasanya buku luar negeri bisa ratusan ribu, tapi di sini cuma puluhan ribu. Ini kesempatan langka,” ungkapnya.
Meski belum menemukan buku yang dicari, Wira tetap mengapresiasi BBW sebagai upaya meningkatkan literasi. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus digelar secara rutin. “Acara seperti ini sangat mendukung peningkatan minat baca masyarakat, apalagi Indonesia masih rendah tingkat literasinya,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung, BBW menghadirkan berbagai promo seperti Member Top Spender dengan hadiah voucher dan emas batangan, serta Kontes Traktiran Belanja berhadiah voucher harian dan grand prize emas. Ada juga tambahan diskon 5 persen khusus untuk nasabah BCA.
Digelar hingga 18 Mei 2025 di Surabaya Convention Center, Pakuwon Mall – PTC, BBW menawarkan jutaan buku berbahasa Indonesia dan Inggris dari berbagai genre, mulai dari fiksi, bisnis, anak-anak, hingga seni dan desain.
“Kami sangat terharu melihat antusiasme masyarakat Surabaya. Siapa tahu, satu buku yang Anda temukan di sini bisa menjadi awal dari perubahan besar,” ujar Marthius Wandi Budianto, Direktur BBW Indonesia.
Ia menegaskan, BBW bukan sekadar bazar, melainkan bagian dari gerakan literasi global dengan misi menanamkan benih impian melalui bacaan. [ipl/beq]






