Banyuwangi (beritajatim.com) – Kemenangan demi kemenangan terus menjadi bukti tangan dingin Xabi Alonso. Menukangi Bayer Leverkusen di Bundesliga Jerman, membawa klub tersebut menempati puncak klasemen sementara.
Terlebih, hingga pekan ke 23, Granit Xhaka dan kawan-kawan tak pernah sekalipun atas rivalnya. Rekornya, mereka berhasil mengemas 19 kemenangan dan 4 kali seri.
Anak asuh Xabi Alonso berhasil mengemas 61 poin, terpaut 11 angka dari raksasa Jerman Bayern Munich dan 15 angka dari VfB Stuttgart di peringkat ke tiga.
Terakhir, Die Werkself julukan Bayer Leverkusen berhasil menumbangkan Mainz 05 di BayArena. Kemenangan 2-1 sudah cukup untuk memantapkan keberhasilan mereka hingga pekan ke 23 ini.
Kesuksesan Leverkusen memuncaki klasemen memang tak terlepas tangan dingin mantan pemain Liverpool, Real Sociedad, Real Madrid dan Bayern Muenchen itu. Siapa lagj kalau bukan Xabi Alonso.
Entrenador asal Spanyol itu memang cukup fenomenal tahun ini. Pasalnya, selepas pensiun dan menukangi tim besar pertama di Liga Profesional, Bayer Leverkusen bermain beda.
Meski memiliki materi skuad yang biasa-biasa saja dibanding raksasa Jerman lainnya, namun Xabi Alonso mampu membuktikannya. Sentuhan magis di dalam lapangan saat menjadi pemain dan di pinggir lapangan sebagai pelatih sama baiknya.
Kesuksesan Bayer Leverkusen sepertinya tinggal menunggu waktu saja. Jika mampu bertahan dan konsisten, bukan tidak mungkin mereka bakal merebut juara Die Bundesliga dari dekapan Bayern Munich.
Jika benar, kondisi itu bisa menjadi jalan mulus sang pelatih menuju Inggris. Xabi Alonso juga bakal menjadi catatan sejarah klub sebelum benar-benar menerima pinangan tim Liverpool yang bakal ditinggal Juergen Klopp akhir musim mendatang.
Andai terealisasi, Alonso akan pulang kembali ke Anfield Stadium. Markas yang tidak asing bagi dirinya karena sempat 5 tahun bersama The Kops. (rin/ted)






