Surabaya (beritajatim.com)- Menahan lapar dan haus bukan menjadi satu-satunya tantangan selama menjalankan ibadah puasa. Ada hal kecil lain yang sering diabaikan sebagian orang, yaitu menjaga nafas tetap segar sepanjang hari saat berpuasa. Masalah bau mulut seringkali membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri saat melakukan interaksi dengan lawan bicaranya. Bahkan tak sedikit orang
menjadi sangat diam dengan membatasi percakapan karena takut nafasnya baud an mengganggu
orang lain.
Bau mulut saat puasa biasanya disebabkan oleh kondisi mulut yang kering karena tidak mendapatkan asupan makan dan minum sepanjang hari. Produksi air liur yang biasanya menjadi pembersih alami mulut juga menurun. Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang biak di dalam mulut hingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Rahasia nafas tetap segar saat berpuasa adalah menjaga kebersihan gigi dengan lebih maksimal
dari hari biasanya. Saat berpuasa, pastikan anda sikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu pada saat
setelah makan sahur dan sebelum tidur di malam hari. Gunakan benang gigi untuk menjangkau
sisa makanan yang ada di sela-sela gigi yang sulit dijangkau dengan sikat gigi biasa. Karena, sisa
makanan sekecil apapun itu akan membusuk dan membuat sumber bau tidak sedap dari mulut
jika tidak dibersihkan.
Selain itu, tempat berkembangnya yang paling jarang diketahui adalah lidah. Anda harus
memperhatikan kebersihan lidah anda, karena lidah merupakan salah satu tempat favorit bakteri
berkumpul yang biasanya terlihat sebagai lapisan putih dipermukaan. Anda bisa menggunakan
alat pembersih lidah atau sikat gigi dengan bulu halus untuk menggosok lidah setiap sikat gigi.
Tak hanya itu, anda juga harus memperhatikan tingkat kelembapan mulut anda dengan
menerapkan pola “2-4-2”, yaitu minum dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas sepanjang
malam, dan dua gelas lagi saat sahur.
Dengan asupan minum air putih setidaknya 8 gelas perhari, produksi air liur akan lebih terjaga dan stabil, sehingga tidak membuat mulut terlalu kering.
Pilihan menu berbuka juga sangat berpengaruh terhadap kesegaran nafas sepanjang hari. Hindari
makanan yang memiliki aroma tajam seperti bawang, petai, atau makanan yang terlalu manis.
Gula merupakan sumber energi utama untuk bakteri dalam mulut yang mengeluarkan bau. Anda
juga bisa menggunakan obat kumur bebas alcohol untuk membuat nafas tetap segar.
Akan lebih baik lagi jika anda rutin mengecek kondisi kesehatan gigi anda dengan pergi ke
dokter gigi. Misalnya, membersihkan karang gigi dan menambal gigi yang berlubang. Karena
gigi berlubang biasanya menjadi tempat terselipnya sisa makanan yang memicu tumbuhnya
bakteri.
Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rutin adalah hal yang penting, terlebih lagi saat
berpuasa. Dengan kesehatan mulut terjaga, anda akan lebih percaya diri saat beraktivitas dan
berinteraksi dengan orang lain, tanpa perlu khawatif bau mulut. [Wakhdah Alisa Berliana]






