Magetan (beritajatim.com) – Seekor anak sapi berusia 4 bulan dengan berat sekitar 2,5 kuintal terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 7,5 meter yang sudah tidak terpakai di Desa Kesungpanji Kecamatan Lembeyan, Magetan, pada Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 00.01 WIB.
Sumur tersebut milik Darmo dan berjarak sekitar 16 meter dari kandang sapi milik Sriyatun, pemilik anak sapi tersebut. Anak sapi tersebut diduga lepas dari kandangnya hingga akhirnya terperosok ke dalam sumur.
Kejadian pertama kali diketahui oleh tetangga Sriatun yakni Sujarwo. Ada suara berisik dari dalam sumur tak terpakai itu. Ketika dicek ternyata anak sapi.
“Saya langsung ngabari Bu Sriatun, katanya sapinya hilang gitu sejak malam,” katanya.
Kejadian ifu kemudian dialporkan ke perangkat desa dan ke BPBD Magetan pada pukul 05.33 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, TRC PB meminta bantuan BPBD Kabupaten Magetan untuk mengevakuasi sapi tersebut dari dalam sumur.
Setelah menerima laporan, berikut langkah-langkah yang dilakukan BPBD Kabupaten Magetan dalam upaya penyelamatan:
1. Pukul 05.40 WIB: BPBD Kabupaten Magetan segera berangkat menuju lokasi kejadian di Dusun Jompong.
2. Pukul 06.30 WIB: BPBD bersama dengan potensi relawan di lokasi melakukan evakuasi menggunakan metode katrol atau teknik vertical rescue untuk mengangkat sapi dari dalam sumur.
3. Pukul 08.20 WIB: Anak sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dan diserahkan kembali kepada pemiliknya.
Sriatun mengaku lega, anak sapi yang varu dibelinya senilai Rp12,5 juta itu akhirnya berhasil selamat. “Syukurlah tadi terselamatkan,” kata Sriyatun.
Dalam proses evakuasi ini, BPBD Kabupaten Magetan tidak bekerja sendiri, tetapi dibantu oleh potensi relawan yang turut serta membantu jalannya evakuasi.
“Sempat terkendala ya, karena sumurnya ini ada atapnya, dan atapnya ini pendek. Kemudian, sapinya dalam kondisi hidup, dan agak berontak. Tapi, kami akhirnya bisa mengevakuasi dan sapinya dalam kondisi sehat,” terang Heri Cahyono, anggota TRC BPBD yang melakukan upaya penyelamatan.
Dengan adanya kejadian ini, BPBD Kabupaten Magetan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada, terutama dalam menjaga area sekitar sumur atau lubang saluran air lainnya. Menutup sumur atau lubang-lubang yang tidak digunakan merupakan langkah penting dalam mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Sebelumnya, BPBD Magetan menyelamatkan seekor kucing dari sumur sedalam 15 meter di Desa Prampelan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan pada Rabu (30/10/2024). Kucing tersebut berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.
Kronologisnya, pada Rabu, 30 Oktober 2024, sekitar pukul 09.30 WIB, seorang warga bernama Dista (21) dari Desa Prampelan RT 02 RW 02 melaporkan adanya kucing liar yang masuk ke dalam sumur di kedalaman sekitar 15 meter di halaman rumahnya. Setelah menyadari kondisi ini, Dista segera menghubungi Damkar dan BPBD Kabupaten Magetan untuk meminta bantuan evakuasi.
Merespons laporan ini, BPBD dan Damkar Kabupaten Magetan segera berangkat menuju lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pukul 09.40 WIB: Tim BPBD dan Damkar tiba di lokasi dan mempersiapkan peralatan untuk evakuasi.
2. Pukul 10.10 WIB: Tim evakuasi menggunakan metode vertical rescue dengan bantuan tripot dan katrol untuk menarik kucing dari kedalaman sumur.
3. Pukul 10.40 WIB: Kucing berhasil diangkat dalam kondisi hidup dan diserahkan kembali kepada si pemilik.
[fiq/ted]






