Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah kuota calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro pada 1445 H/2024 M sebanyak 1.300 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 orang yang sudah melakukan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPIH) dan dilaporkan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Muh Abdulloh Hafith mengatakan, sekitar 400an orang yang sudah melaporkan telah melakukan pelunasan sebagai syarat bisa berangkat haji ini baru perkiraan sementara.
Per kemarin, jumlah CJH asal Kabupaten Bojonegoro yang sudah melunasi BiPIH dan melaporkan ke Kemenag Bojonegoro sebanyak 300an orang. “Hari ini diperkirakan bisa capai 450 sampai 500 orang,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).
Tahapan pelunasan pembayaran BIPIH ini dibuka sejak 10 Januari dan berakhir pada 12 Februari 2024. Jumlah yang harus dilunasi CJH ini sebesar Rp60.526.334 untuk embarkasi Surabaya, atau bandar udara tempat keberangkatan calon jemaah haji langsung ke Arab Saudi. “Pelunasan ini 100 persen, nilainya Rp60.526.334 untuk Embarkasi Surabaya. Karena saat pendaftaran awal sudah melakukan pembayaran Rp25 juta,” terangnya.
Sementara salah seorang CJH asal Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro yang enggan disebutkan namanya, mengaku sudah dinyatakan istitoah. Perempuan yang tidak berkenan menyebutkan identitasnya itu mengaku tahun ini berangkat bersama suaminya. “Saya daftar berangkat haji ini tahun 2011. Setelah dinyatakan istitoah, kemudian melakukan pelunasan,” terangnya. [lus/kun]






