Banyuwangi (beritajatim.com) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia baru saja meluncurkan kembali agenda bergengsi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, dan kabar baik datang dari Kabupaten Banyuwangi.
Dari total 11 event asal Jawa Timur yang berhasil lolos kurasi, Banyuwangi kembali menyumbangkan dua event unggulan sekaligus. Dua festival besar dari Banyuwangi, yakni Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dan Festival Gandrung Sewu, dipastikan akan kembali menghiasi kalender nasional.
Kedua festival ini tidak hanya populer, tetapi juga memiliki daya tarik yang luar biasa. Keberhasilan mereka terpilih sebagai bagian dari KEN 2026 merupakan bukti nyata bahwa event-event ini memiliki nilai budaya yang kuat dan telah bertransformasi menjadi bagian dari industri kreatif tanpa menghilangkan akar budaya lokalnya.
Tim kurator Kemenpar menilai bahwa BEC dan Gandrung Sewu memiliki pesona yang tak tertandingi dan mampu menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun internasional.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, merasa sangat bangga atas pencapaian ini. “Suatu kebanggaan bagi Banyuwangi yang kembali mendapat kesempatan untuk 2 event unggulan kami menduduki KEN 2026. Tentu ini merupakan salah satu sarana promosi Banyuwangi secara luas yang dapat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku pariwisata dan masyarakat lokal,” ungkapnya, Selasa (27/1/2026).
Ipuk juga menekankan pentingnya dampak ekonomi dari kedua festival ini. “Dampak ekonomi (multiplier effect) bagi UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengusaha penginapan di Banyuwangi sangat terasa setiap kali festival besar digelar. Keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci utama keberhasilan setiap perhelatan budaya,” lanjut Ipuk.
Dengan masuknya BEC dan Gandrung Sewu ke dalam KEN 2026, Banyuwangi tidak hanya semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Selain kedua festival ini, sejumlah event lainnya dari Jawa Timur yang juga masuk KEN 2026 antara lain Festival Rujak Uleg, Surabaya Vaganza, dan Festival Nasional Reog Ponorogo.
Untuk kalender sementara, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) akan digelar pada 11 Juli 2026, sementara kemegahan tari kolosal Festival Gandrung Sewu dijadwalkan pada 24 Oktober 2026 mendatang. Kehadiran kedua event ini semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. [alr/suf]






