Malang (beritajatim.com) – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) merilis Aplikasi Talenta UB sebagai wadah menjembatani mahasiswa dan alumni untuk terjun ke dunia kerja. Talenta UB sebagai platform untuk memenuhi kebutuhan alumni dan mahasiswa yang punya kompetensi khusus dan unggul sesuai dengan permintaan industri di masa depan.
Platform Talenta UB resmi diluncurkan saat kegiatan halal bihalal IKA UB di Auditorium kementerian PUPR, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/5/2024) lalu. Ketua Umum IKA UB, M. Zainal Fatah menjelaskan bahwa platform ini menyediakan berbagai program magang di dunia industri.
“Aplikasi Talenta adalah platform komunikasi yang mempertemukan mahasiswa dan alumni di pasar dunia kerja melalui jejaring profesional. Talenta UB menawarkan alternatif gerbang karier melalui fitur lowongan pekerjaan yang tersedia baik dari entry level sampai profesional,” ungkap Zainal lewat keterangan tertulis, Jumat (10/5/2024).
Aplikasi garapan IKA UB ini dapat mempromosikan calon employer berdasarkan skor kompetensi yang dimiliki sesuai bidang yang diinginkan. Hal tersebut dapat mempermudah alumni dalam memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan untuk mengejar impian.
“Talenta UB bekerjasama dengan lembaga sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan lembaga internasional. Hal ini bertujuan untuk memenuhi standar kompetensi alumni dan mahasiswa yang dibutuhkan industri,” lanjut Zainal Fatah.
Aplikasi Talenta UB ini dipersembahkan oleh alumni sebagai komitmen maju bersama. Tidak hanya untuk mahasiswa S1, tetapi juga untuk mahasiswa jenjang S2, S3 dan sekolah Vokasi.
Rektor Prof. Widodo dalam sambutannya mengatakan Talenta UB merupakan bagian penting untuk meningkatkan keterserapan alumni didunia kerja. Widodo menguraikan, berdasarkan Survei lebih dari 80% alumni UB terserap dalam dunia kerja yang tepat waktu.
“Dengan aplikasi ini, kita berharap agar alumni yang sudah punya jabatan penting dapat membantu adik-adiknya dalam karier yang baik,” ungkap Rektor UB.
Dia berharap alumni UB yang sukses bergerak di sektor swasta bisa mendorong mahasiswa punya skill dan keberanian seorang entrepreneurs. “Sebaik-baiknya alumni adalah orang yang banyak memberikan kontribusi pada Almamater,” ujarnya.
Sebagai informasi, halal bihalal IKA UB dihadiri sebanyak 1.317 alumni antara lain Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Mengko PMK) sekaligus ketua MWA UB Prof. Muhadjir Effendy. Mantan Menkopolhukam Prof. Mahfud MD yang juga sebagai anggota majelis Wali Amanat Universitas Brawijaya (MWA UB).
Hadir juga Prof. Ahmad Erani Yustika kepala sekretariat wakil presiden, dan ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhamad Najih. Dari pihak UB yang hadir adalah Ketua Senat UB Prof. Nufil Hanani, Rektor UB Prof. Widodo, seluruh wakil rektor, dekan, da. wakil dekan dari semua fakultas di UB. (dan/kun)







