Surabaya (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jawa Timur. Kali ini, bankjatim memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit mobil ambulans kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur. Selain itu, bankjatim juga memfasilitasi transaksi keuangan PMI di luar negeri dengan aplikasi JConnect Remittance.
Bantuan ambulans diserahkan oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services bankjatim Edi Masrianto kepada Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagijo dalam kegiatan Job Market Fair di UPT Balai Latihan Kerja Surabaya.
Edi menjelaskan, bantuan ambulans ini merupakan bentuk kepedulian bankjatim kepada PMI asal Jawa Timur yang sedang sakit agar cepat mendapatkan pertolongan.
“Kami berharap, ambulans ini dapat bermanfaat dan membawa berkah untuk PMI dan keluarganya,” kata Edi.
Selain memberikan dukungan secara sosial, bankjatim juga memfasilitasi transaksi keuangan PMI di luar negeri dengan aplikasi JConnect Remittance. Aplikasi ini memungkinkan PMI untuk mengirimkan uang dalam bentuk valuta asing dari luar negeri ke dalam negeri secara real time selama 24 jam.
Edi mengatakan, mayoritas tujuan imigran yang bekerja di luar negeri adalah untuk menyejahterakan keluarganya. Maka dari itu, bankjatim membantu para imigran Indonesia untuk mengirim uang kepada keluarganya secara mudah dan aman.
“Kami berharap, para PMI dari Jawa Timur dapat lebih cepat dan aman dalam melakukan transaksi pengiriman uang antar negara,” kata Edi.
Kepala Disnakertrans Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh bankjatim. Dia berharap kerja sama ini bisa terus terjalin demi memberikan dampak positif kepada masyarakat.
“Selain ambulans, kami juga berterima kasih kepada bankjatim karena sudah terlibat dalam mendidik pekerja migran terkait literasi keuangan,” kata Himawan.
“Kami berharap, kerja sama ini bisa terus terjalin demi mengurangi kebocoran keuangan pekerja migran Jawa Timur,” imbuhnya.[rea]






