Banten (beritajatim.com) – Sebagai bagian dari tindak lanjut proses pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (Bank Banten) secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama tentang penyediaan Layanan Digital Non Application Programming Interface (Non API). Penandatanganan dilakukan pada Selasa (29/7) bertempat di Kantor Pusat Bank Banten.
Dalam seremoni tersebut, perjanjian ditandatangani oleh Yetty Fitria Suprapto selaku Senior Vice President Fund and Services Division Bank Jatim dan I Gusti Ayu Nyoman Rai selaku Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank Banten.
Plt. Direktur Utama Bank Jatim, Arif Suhirman, menjelaskan bahwa ruang lingkup perjanjian ini mencakup penyediaan layanan digital Non API bagi Bank Banten. Dalam pelaksanaan kerja sama ini, Bank Banten bertindak sebagai pengguna layanan digital yang bertanggung jawab untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada nasabahnya. Sementara itu, Bank Jatim bertanggung jawab dalam pengelolaan operasional sistem agar layanan dapat berfungsi dengan optimal.
“Dalam hal ini Bank Jatim akan menerima sharing fee atas setiap transaksi yang terjadi melalui Channel Bank Banten. Kemudian Bank Jatim yang akan menyiapkan layanan digital Non API kepada Bank Banten agar nasabah Bank Banten dapat melakukan transaksi,” paparnya.
Lebih lanjut, Arif menyebut bahwa Bank Banten akan menyiapkan jaringan koneksi dari Bank Banten ke Bank Jatim untuk proses transaksi dan menyediakan seluruh perangkat keras maupun lunak yang diperlukan untuk operasional layanan ini.
“Kami siap untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam melakukan langkah-langkah strategis, termasuk di bidang IT & Digital. Sebab sejatinya pelaksanaan KUB dengan sesama BPD di Indonesia ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat eksistensi BPD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,’’ tegas Arif.
Arif juga menyampaikan keyakinannya bahwa kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama dengan adanya histori yang baik dan pengalaman panjang yang dimiliki Bank Jatim. “Semoga rencana-rencana kerja sama yang telah disusun dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Kami juga optimis kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang saling menguntungkan, meningkatkan inovasi dalam industri keuangan, serta memberikan nilai tambah bagi semua pihak terkait,” terang Arif.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan Bank Jatim selama ini. Ia berharap kerja sama ini akan berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan dampak positif yang signifikan.
”Kami berharap semoga proses ini akan membuahkan hasil yang saling memberi dampak positif serta mengoptimalkan sinergi bisnis yang telah dijalankan. Kami juga berkomitmen akan menjadikan Bank Banten sebagai mitra terpercaya dan sejahtera utama bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. [rea/beq]






