Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir menggenangi dua desa di wilayah Kabupaten Mojokerto. Banjir akibat luapan avour Sungai Sadar, Sungai Sumber Kembar tersebut merendam Desa Kedunggempol dan Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Kepala Bidang (Kabid), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Joko Supangkat mengatakan, banjir luapan avour Sungai Sadar, Sungai Sumberkembar terjadi pada, Jumat (3/3/2023) sekira 03.00 WIB.
“Banjir merendam dua desa di Kecamatan Mojosari yakni Dusun Balongcangak, Desa Kedunggempol dan Dusun Gembongan, Desa Jotangan. Hujan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Kabupaten Mojokerto terjadi sejak hari Kamis,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-mojokerto”]
Akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi tersebut menyebabkan peningkatan debit air di Sungai Sumber Kembar. Di Desa Kedunggempol, air meluber dari tanggul yang belum selesai pengerjaan. Air sungai meluber dan merendam jalan desa.
“Air tidak sampai masuk rumah, namun jalan Dusun Balongcangak tergenang dengan ketinggian air dengan kisaran 30 cm. Area persawahan Dusun Balongcangak yang tergenang kisaran 16 hektar, sementara di Dusun Gembongan, Desa Jotangan ada 4 rumah yang tergenang,” katanya.
Ketinggian air di dalam rumah kisaran antara 10-20 cm. Sementara itu, lanjut Kabid, air merendam jalan Dusun Gembongan tergenang dengan ketinggian air kisaran 40 cm dan di area persawahan yang tergenang kisaran 11 hektar.
“Kita sudah melakukan pemantauan di lokasi banjir dan melakukan penyedotan dengan menyalakan rumah pompa berkoordinasi dengan dinas terkait serta perangkat desa. Kondisi genangan air hingga saat ini mengalami penurunan secara perlahan,” jelasnya. [tin/kun]
![Banjir Rendam Dua Desa di Mojokerto Tanggul Sungai Sumberkembang di Desa Kedunggempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang jebol. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230303-WA0064-1024x576.jpg)





