Pamekasan (beritajatim.com) – Banjir melanda wilayah perkotaan Pamekasan, Sabtu (8/3/2025) kemarin. Sebanyak 350 Kepala Kelurga (KK) terdampak banjir, berlokasi di satu desa dan tiga kelurahan berbeda.
Data berdasar update data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Minggu (9/3/2025). Di mana per pukul 23:40 WIB kemarin, jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 97 KK.
“Pada Minggu dini hari, banjir meluas di Kelurahan Patemon, dan mengakibatkan ratusan warga terdampak banjir. Meliputi RT/RW 03/01 sebanyak 20 KK, RT/RW 04/01 sebanyak 116 KK, RT/RW 06/03 sebanyak 83 KK, dan RT/RW 01/03 sebanyak 64 KK,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akmad Dhofir Rosidi.
Lebih lanjut disampaikan, peristiwa banjir tersebut terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah Pamekasan, dan sekitarnya. “Kondisi ini mengakibatkan sungai maupun saluran drainase tidak mampu menampung debit air,” ungkapnya.
“Dari itu kami mengimbau warga agar selalu waspada, khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan banjir, tepatnya di Kelurahan Gladak Anyar, Jungcangcang, Patemon, hingga Desa Laden, Pamekasan,” imbaunya.
Guna mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya memang selalu siaga melalui Posko Siaga Darurat Hidrometeorologi Area monumen Arek Lancor Pamekasan. Di mana pos tersebut berisi personil gabungan dari berbagai instansi di Pamekasan. [pin/but]






