Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 97 KK di satu desa dan tiga kelurahan berbeda di Pamekasan, terdampak banjir akibat luapan aliran Sungai Klowang yang melanda wilayah setempat, Sabtu (8/3/2025) malam.
Jumlah tersebut meliputi warga di Kelurahan Gladak Anyar, meliputi sebanyak 18 KK terdampak di Jl Amin Jakfar Gang III, Jl Sersan Mesrul Gang Va sebanyak 15 KK, Jembatan Baru Gang II 1 KK, Gang IV sebanyak 15 KK, dan Jembatan Baru Gang V sebanyak 18 KK.
Termasuk juga di Kelurahan Patemon, tepatnya di RT/RW 03/01 Patemon warga terdampak sebanyak 10 KK. “Untuk warga yang dievakuasi ke Kantor Kelurahan Gladak Anyar, sebanyak 6 (enam) orang,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi.
Sementara untuk total rumah terdampak, saat ini tercatat sebanyak 67 rumah di dua kelurahan berbeda di Pamekasan. Sementara untuk data tambahan dari 77 KK terdampak, tersebar di Kelurahan Jungcangcang dan Desa Laden, Pamekasan.
“Ini data sementara, update per pukul 23:40 WIB, dan saat ini kami masih terus melakukan asesmen untuk memastikan jumlah warga terdampak, dan kemungkinan ada tambahan titik terdampak,” ungkapnya.
“Penyebab banjir karena curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa jam terkahir, khususnya sejak pukul 12:00 WIB yang mengakibatkan sungai dan saluran drainase tidak mampu menampung debit air,” jelasnya.
Dari itu pihaknya mengimbau warga agar selalu waspada, khususnya mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, khususnya yang tinggal di sekitar daerah rawan,” imbaunya.
“Untuk saat ini kondisi air sudah mulai surut, dan sebagian di antaranya sudah surut total. Sementara warga di Kelurahan Gladak Anyar, membuka dapur umum mandiri dibantu logistik dari BPBD Pamekasan,” pungkasnya. [pin/kun]






