Sidoarjo (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur kawasan Waru Kabupaten Sidoarjo membuat sejumlah desa terendam banjir. Banjir yang terjadi, selain diakibatkan karena guyuran air hujan, juga disebabkan karena luapan air dari sungai yang ada.
Bencana banjir menggenangi sejumlah jalan raya di kawasan perumahan. Seperti di kawasan perumahan Wisma Tropodo Desa Tropodo, perumahan Kepuh Permai Desa Kepuh Kiriman, Deltasari Indah Desa Kureksari dan dan Deza Ngingas Kec. Waru.
Pantauan di lapangan, banjir juga menggenangi rumah warga, seperti di kawasan Kureksari dan Ngingas Selatan Kec. Waru. Sedangkan genangan air yang tinggi, di sejumlah jalan raya kawasan perumahan elit di Ngingas, tidak sedikit kendaraan bermotor yang nekat melintas di kawasan tersebut mogok mesinnya kemasukan air.
“Hujannya deras dan luapan air sungai juga melimpah ke jalan raya,” ucap Dodi salah satu pengendara yang melintas di kawasan perumahan Deltasari Indah Ngingas, Selasa (24/12/2024).

Selain intensitas curah hujan tinggi, banjir juga disebabkan kurangnya normalnya aliran sungai akibat sedimentasi, dan masih ada sampah di sungai.
Ia berharap dari kejadian ini, masyarakat Kecamatan Waru bisa menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak dibuang ke sungai.
“Kami meminta warga untuk ikut berperan menjaga lingkungan dengan baik, membuang sampah jangan di sungai,” imbuh pria yang juga mengaku aktivis lingkungan itu. (isa/but)







10 Komentar
Jgn masyarakat atau rkyat kecil trus yg jd kmbing hitam,pemerintah harus ada penyelesaian…..semisal sediakan bak sampah atau apa…..
kalau banjir hari ini menurut saya memang faktor alam , deras nya cura hujan dan pasang nya air laut yg bersamaan mempengaruhi kelur nya air sungai ke laut dan lagi BMKG sebulan sebelum nya suda meberi himboan akan ada nya cura hujan extrim meliputi wilaya jawa barat jawa tengah dan jawa timur jadi contoh luapan sungai buntung bukan serta merta dari hujan yg dari sidoarjo saja tapi juga kiriman dari aliran daera jombang nganjuk mojokerto yg menamba folume air meningkat dratis dan di tamba deras nya intesitas air hujan ,
Mohon pembersihan dan pengerukan sedimen yang ada disungai sungai agar tidak terjadi luapan air yang ada disungai terimakasih
Semua sungai di Sidoarjo dangkal dan kalah dari Surabaya, jika ada pembangunan perumahan baru syarat ketinggian jalan dan bangunan harus sama dgn rumah kampung disekitar perumahan tsb dan harus punya danau kecil untuk penampungan air hujan supaya tidak mengalir ke perkampungan sekitarnya
Perumahan wisma tropodo mah langganan banjir mulai sejak awal sy tinggal disana thn 1997, terutama yg dijalan utama atau depannya Telkom, bisa kayak sungai dalamnya.
O
Mhon enceng gondok & sedimen yg ada di sungai, khususnya di sungai2 besar untuk dikeruk dg alat berat…
Tanggap darurat bersinergi antara warga & pemerintah, tidak saling tunggu & saling tunjuk demi kepentingan bersama.
Tambak sawah gang 1/2, tropodo, gang setelah pt kertarajasa itu ada yang buang limbah air bau dan buat karat di kendaraan bermotor. Ada pipa terus mengeluarkan limbah air bau meski tidak hujan
Sidoarjo gorong2 nya kurang,apa lagi lingkar timur sidoarjo. Semoga dng pemerintahan yg baru diperbanyak gorong2,terutama di lingkar timur dan kalinya di keruk biar gak dangkal, semoga ditahun dpn sidoarjo bebas banjir
Perumahan wisma tropodo mah langganan banjir mulai sejak awal sy tinggal disana thn 1997, terutama yg dijalan utama atau depannya Telkom, bisa kayak sungai dalamnya.