Grobogan (beritajatim.com) – Banjir bandang yang melanda Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, tak menyurutkan semangat Ganjar Pranowo untuk menemui para korban.
Capres nomor urut 3 ini menerjang banjir dengan kendaraan, disambut antusias oleh warga yang melambaikan tangan dan ingin bersalaman.
Kehadiran Ganjar membawa secercah harapan bagi warga di tengah musibah. Ia tak hanya mendengarkan keluh kesah mereka, tapi juga langsung mengajak pemerintah dan relawan untuk bergerak cepat membantu.
“Informasi yang saya terima, banjir ini terjadi karena jebolnya tanggul. Saya sudah berkomunikasi dengan Ibu Bupati, dan yang terpenting respon pemerintah harus cepat. Tangani dulu kondisi kedaruratannya,” tegas Ganjar.
Tak hanya itu, Ganjar juga mengajak seluruh relawan di Grobogan untuk turun tangan membantu korban banjir. “Kita ingin mengajak relawan untuk bergotong royong membantu, karena kita juga akan mengadakan kampanye terbuka di sini,” terangnya.
Ganjar tak lupa mengingatkan agar kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi dan bantuan. “Data mereka harus didahulukan, dan pastikan ibu hamil, kelompok rentan, dan balita mendapat pertolongan pertama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ganjar menekankan pentingnya penanganan banjir dari hulu. “Daerah gundul harus ditangani, dan perbaikan sungai dengan tanggul yang rusak harus segera dilakukan. Ini tugas BBWS untuk menuntaskannya,” tandasnya.
Sujatmin, salah satu warga Desa Cingkrong, merasa senang mendapat perhatian dari Ganjar. “Saya senang, Pak Ganjar orangnya peduli dan harus menang,” ungkapnya.
Kedatangan Ganjar di tengah musibah banjir menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat. Semangat gotong royong yang digaungkannya diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban. (ted)






