Tuban (beritajatim.com) – UDD PMI Kabupaten Tuban menggelar serah terima kepala yang baru yakni dari pejabat lama dr. Didik Suharsoyo kepada dr. Bambang Priyo Utomo yang dilaksanakan di aula PMI setempat, Selasa (06/06/2023.
Serah terima jabatan tersebut langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban Budi Wiyana. Dalam sambutannya ia mengatakan, serah terima ini setelah kepala UDD PMI yang sebelumnya telah menjabat 10 tahun atau 2 periode.
“Sehingga, pada hari ini digantikan oleh dr. Bambang Priyo Utomo yang saat ini juga masih menjabat sebagai Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban yang sebentar lagi sudah memasuki masa pensiun,” ucap Budi Wiyana.
Ia berharap, dengan pergantian jabatan ini hal-hal baik yang sebelumnya ada di UDD PMI dapat dipertahankan dan bisa ditingkatkan.
“Masih ada beberapa PR di antaranya adalah akreditasi, itu menjadi target pengurus yang baru harapannya dapat menyelesaikan sebelum akhir tahun,” pintanya.
Baca Juga:
Jemaah Haji Asal Tuban Dikabarkan Meninggal Karena Kelelahan
Tak hanya itu, Budi juga berpesan bahwa kebersamaan dan kekompakan untuk seluruh jajaran PMI baik UDD maupun Markas harus tetap dijaga, karena dengan kebersamaan itu kinerja akan lebih optimal.
“Buat terobosan dan inovasi, sehingga PMI yang saat ini sudah mulai dikenal tingkat regional Jatim dapat lebih ditingkatkan lagi, karena kita masih kalah dengan kota besar. Kita ingin menyamai bahkan kalau bisa diperhitungkan tingkat nasional,” kata Budi.
Sementara itu, Kepala UDD PMI Kabupaten Tuban periode 2023-2028 dr. Bambang Priyo Utomo menyampaikan visi dan misinya sebagai pelayanan sosial. Sehingga diupayakan dapat memenuhi keinginan masyarakat terutama terkait kebutuhan darah.
“Jangan sampai masyarakat kita yang memerlukan darah di PMI Tuban, tapi malah ambil di daerah lain,” tutur Bambang Priyo Utomo.
Baca Juga:
Ratusan Guru Ngaji di Tuban Deklarasikan Gus Imin Sebagai Capres
Pria yang akrab disapa dokter Bambang ini juga berharap semua kebutuhan stok darah untuk masyarakat Tuban dapat terpenuhi di UDD PMI Tuban. Kalaupun ada masyarakat dari kabupaten/kota lain yang butuh ke PMI Tuban silakan saja, itu lebih baik.
“Untuk melanjutkan kepengurusan dr. Didik, kita targetkan tahun pertama ini layanan akreditasi,” ucapnya.
Menurut Bambang, hal itu dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih terpercaya agar UDD PMI Tuban dapat lebih eksis lagi ke tingkat Jatim kalau sudah terakreditasi.
Di tempat yang sama, Kepala UDD PMI Tuban periode sebelumnya, dr. Didik Suharsoyo menyampaikan kesan dan pesannya selama berada di PMI Tuban. Pihaknya telah belajar banyak, berbagi, bekerja keras membantu dan mengabdi.
“Saya banyak belajar dari tiga hal itu di PMI ini,” ungkap Didik Suharsoyo.
Lanjut, kesan yang sangat berarti menurut Didik Suharsoyo selama di UDD PMI adalah kolaborasi bersama Pemkab Tuban, pengurus PMI dan masyarakat terkait masalah bersama.
“Masalah bersama ini seperti saat kekeringan, saat pandemi Covid-19, sebab kita bisa keluar dari masalah tersebut secara mandiri terutama saat Covid,” pungkasnya. [ayu/beq]






