Gresik (beritajatim.com) – Raut wajah Suwarno (56) berbinar-binar saat menerima bantuan sembako. Bantuan ini bak rezeki menjelang Bulan Ramadan 1477 H yang dinanti oleh warga asal Benjeng, Kabupaten Gresik ini.
Bagi Suwarno yang sudah menggeluti sebagai pengemudi becak listrik selama 20 tahun. Sembako yang dibagikan sangat berarti bagi istri dan anaknya.
“Alhamdulillah sembako gratis ini bisa meringankan keluarga kami,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Ratusan sembako ini merupakan bantuan dari Petrokimia Gresik untuk meringankan beban keluarga pengemudi becak yang mangkal di area publik.
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus mengatakan, mendekati Bulan Ramadan kebutuhan setiap keluarga bertambah.
“Kami berharap bantuan ini dapat mempererat hubungan baik dengan abang becak dan masyarakat sekitar, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat mendukung ekonomi kerakyatan di Gresik,” katanya.
Adapun ratusan paket sembako yang dibagikan berjumlah lebih dari 200 paket, masing-masing berisi beras 3 kilogram (kg), gula 1 kg, minyak goreng, dan mie instan.
Johanes menyadari sebagai tulang punggung keluarga harus bekerja keras menarik becak untuk menafkahi keluarganya. Dirinya bangga bisa berbagi bersama.
“Kelancaran menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia juga tidak lepas dari doa dan dukungan abang becak,” pungkasnya. [dny/ian]






