Surabaya (beritajatim.com) – Umur bukan tolak ukur seseorang dapat dikatakan dewasa. Bisa jadi Anda berjumpa orang lain yang lebih muda, namun punya perspektif jauh lebih dewasa ketimbang seseorang berusia 30 tahun.
Proses menjadi dewasa tidak datang secara instan, begitu pula dewasa itu tidak bisa sekadar ditunggu begitu saja. Anda harus melatih pola pikir juga sikap dewasa melalui pelbagai proses kehidupan. Kunci untuk dewasa dengan kemampuan dan keinginan untuk terus berproses memperbaiki diri menjadi lebih baik, dan lebih open minded juga punya keinginan belajar dalam setiap proses. Perempuan dan laki-laki punya ciri kedewasaan yang berbeda. Faktor ini terjadi karena gender sangat berpengaruh.
Lalu apa tanda bahwa perempuan itu sudah dewasa?
Berbesar hati ketika menerima kritik
Dalam proses kehidupan, Anda akan menerima kritik dari orang lain. Kritik tidak akan membuat down atau bersedih, melainkan jadi lecutan semangat untuk introspeksi diri dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang dalam diri.Dalam menerima kritik harus dilakukan dengan lapang dada, apalagi jika kritiknya membangun bisa jadi perbaikan bagus untuk diri Anda.
Mampu memilah mana yang baik dan buruk
Kamu bisa melihat baik dan buruknya hal yang anda pilih atau lakukan dalam hidup. Menjadi baik atau buruk adalah pilihan hidup. Ketika anda sudah dewasa, tentunya hanya akan memilih hal yang baik, bukan? Baik itu terkait dengan pergaulan, pekerjaan, gaya hidup dan hal lain.
Berpikir sebelum bertindak
Anda bisa mengendalikan diri saat menyikapi suatu hal. Anda berpikir mengenai solusi yang terbaik dan logis untuk dilakukan, yang tidak merugikan diri sendiri atau orang lain
Melihat sesuatu dari sudut pandang positif
Anda bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang positif sehingga kamu lebih bijak dalam menanggapi sebuah masalah atau situasi. Anda membuka diri untuk menerima pola
pikir orang dengan pendapat yang berbeda, terbuka untuk berdiskusi sehingga wawasan dan pikiran kamu terbuka.
Mencari solusi, mengakui kesalahan dan tidak menyalahkan
Saat dihadapkan dengan masalah, Anda akan jadi sosok perempuan yang mampu
berbesar hati untuk jujur mengakui kesalahan jika memang salah anda. Sebaliknya jika salah orang lain, anda akan lebih fokus mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Sudahkan kalian jadi perempuan dewasa seutuhnya? Memang dewasa itu soal proses dan tempaan, tidak mudah untuk punya kedewasaan yang matang. [dan/esd]






