Sidoarjo (beritajatim.com) – DPD Partai NasDem Sidoarjo menyerahkan berkas bakal calon yang siap ikut kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) Pemilu 2024, ke KPU Sidoarjo, Kamis (11/5/2023).
Ketua DPD Nasdem Sidoarjo Nur Hendriyati Ningsih menyatakan jika partainya telah mendaftar 50 Bacaleg untuk mengikuti Pileg 2024 nanti. 30% keterwakilan perempuan juga telah terpenuhi, calon-calon itu juga berangkat dari berbagai unsur.
“Mereka para bacaleg, ada yang pengusaha, cendekiawan, santri dan kalangan muda, termasuk pengasuh pondok pesantren, yakni H. Abdurrahman Falahi (Gus Afa) pengasuh Ponpes Fauzul Falah Minggir Larangan Candi juga ikut mencalonkan diri,” kata Nur Hendriyati Ningsih.
Dalam Pileg 2024, NasDem Sidoarjo menargetkan perolehan 6 kursi atau setiap dapil di Sidoarjo diwakili minimal satu bacaleg sebagai wakil rakyat di DPRD Sidoarjo.
“Target kami satu fraksi terdiri dari semua dapil yakni 6 kursi untuk bisa mendapatkan kursi pimpinan di DPRD Sidoarjo. Kami optimis dengan berjalan nya waktu sosok Capres Anies Rasyid Baswedan yang diusung Nasdem dapat mendongkrak kemenangan partai,” harap isteri Haruna Sumitro itu.

Bacaleg muda Dwi Andriyani sebagai keterwakilan perempuan Partai Nasdem Sidoarjo mengaku optimis bisa menggaet suara kalangan muda dalam menjemput kemenangan.
Bacaleg Dapil Sidoarjo 1 yang meliputi wilayah Kecamatan Sidoarjo, Buduran dan Sedati ini niatnya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sidoarjo berangkat dari dorongan masyarakat dan sejumlah komunitas yang kerap membantunya dalam gerakan sosial.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/jam-11-jadi-tuah-nasdem-kabupaten-malang-incar-11-kursi-dprd/
“Banyak unsur masyarakat yang mendorong saya untuk mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Karena saya secara pribadi sering melakukan aksi sosial dengan berbagi bersama utamanya, kepada para pekerja di jalan seperti ojek online dan sebagainya,” kata Dwi disela-sela mengikuti penyerahan berkas di KPU Sidoarjo.
Sebagai calon politisi baru, ia mengaku siap memberikan dampak positif dan manfaat khususnya, kepada kaum muda dan perempuan untuk pemberdayaan dan perhatian yang maksimal jika diberikan amanah sebagai wakil rakyat.
“Tentunya sebagai keterwakilan perempuan kami ingin memberikan perhatian yang terbaik baik dari segi pemberdayaan dan keekonomian,” jelasnya. [isa/but]






