Surabaya (beritajatim.com) – Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua PSSI Erick Tohir. Komunikasi terkait dengan penggunaan stadion Gelora Bung Tomo sebagai home base kembali di sisa putaran kedua BRI Liga 1.
“Pak Erick dan saya sudah berkomunikasi supaya Persebaya bisa bermain di Gelora Bung Tomo Surabaya di sisa laga putaran kedua ini,” ungkap Azrul, Senin (6/3/2023).
Pihak manajemen Persebaya Surabaya berterima kasih sekali kepada semua elemen yang telah membantu untuk usahanya. Namun ada beberapa prosedur yang harus dijalani.
“Kami terima kasih kepada Kapolri, Kapolda, Kapolres dan memang semangatnya pertandingan ini arahnya memang ke Gelora Bung Tomo. Saat ini kami jalani dulu prosedurnya seperti apa,” ucap Azrul.
Menurunya, GBT merupakan satu-satunya stadion yang standar dan paling bagus. Ditunjang dengan pengamanan yang cukup mumpuni.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
“GBT ini memang stadion yang paling standar untuk pertandingan liga 1 dan kualitas lapangannya bagus serta keamanan di Surabaya juga cukup safety. Hal itu yang membuat mengapa kami meminta bermain di home karena fasilitas yang memadai,” ungkap Azrul.
Sebelumnya dalam perjumpaanya dengan para suporter Persebaya di Warkop Pitulikur, Jumat (4/3/2023) lalu Erick Tohir mengatakan jika ia telah melakukan berbagai komunikasi mulai dari Presiden hingga Kepolisian akan penggunaan stadion yang berkapasitan 44 ribu penonton.
Rencananya Persebaya Surabaya kemungkinan besar bisa menggunakan GBT saat menjamu Persib Bandung, Senin (13/3/2023) dan Persikabo sabtu (25/3/2023) mendatang. [way/but]






