Mojokerto (beritajatim.com) – Penindakan tilang secara elektronik (e-tilang) di wilayah hukum Polresta Mojokerto secara resmi akan dioperasikan bulan Maret 2023 mendatang. E-tilang atau electronic traffic law enforcement (ETLE) diaplikasikan menggunakan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) sudah terpasang di sembilan titik.
Secara langsung tim Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Pengerjaan Program Area Traffic Control System (ATMC) dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengecek standar kwalitas dan pemasangan CCTV yang ada di sembilan titik tersebut. Dari hasil pengecekan, hampir semua titik CCTV di wilayah hukum Polresta Mojokerto tersebut mendapatkan rekomendasi.
Petugas mengecek kwalitas cor beton dengan menggunakan alat hammer test. Satu per satu titik CCTV di wilayah hukum Polresta Mojokerto dilakukan pengecekan. Sembilan titik tersebut yakni Simpang 3 Mlirip, By Pass Sekar Putih, Simpang Empunala, Simpang Jagung Suprapto, Jalan Mojopahit, Simpang Tribuana, Simpang Jembatan Gajahmada Utara, Exit tol Gedeg dan Simpang Miji.
“Pengecekannya untuk kwalitas betonnya, ok. Syaratnya 200k. Untuk instalasi tiangnya masih perlu pembenahan karena masih ada kemiringan. Nanti akan dilakukan pembenahan kembali,” ungkap salah satu anggota Tim Pelaksanaan Wasdal Pengerjaan Program ATMC dari Korlantas Polri, AKBP Dwi Santosa, Selasa (1/2/2023).
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, kedatangan tim untuk melakukan pengecekan terkait standarisasi kwalitas cor beton penyangga tiang CCTV, kwalitas tiang CCTV, kemiringan dan posisi pemasangan CCTV sehingga proses pengerjaan tidak dilakukan sembarangan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Mojokerto”]
“Ada sedikit rekomendasi agar segera ditindaklanjuti sebelum semua clear. Dalam satu-minggu sudah bisa terealisasi. Hampir semua terkait masalah posisi tiang dan kemiringan. Beton tidak karena sudah sesuai. Ini kan dibangun dengan biaya mahal, jika terjadi kerusakan dan lainnya. Apalagi kepadatan cor tidak sesuai standar,” katanya.
Masih kata Kasat, pada bulan Maret 2023 mendatang semua titik CCTV di wilayah hukum Polresta Mojokerto sudah bisa dioperasikan. Menurutnya, ada beberapa alasan Kota Mojokerto direkomendasikan e-tilang. Salah satunya adalah Kota Mojokerto menjadi daerah penyangga. Meski Kota Mojokerto kota kecil tapi menjadi penyangga ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut.
“Mojokerto Kota dekat dengan surabaya. Apapun yang ada di surabaya tumpuannya salah satunya di Mojokerto Kota. Sehingga, contohnya jika ada kegiatan masyarakat yang perlu dilakukan penyekatan, Mojokerto Kota juga harus melakukan penyekatan juga. Kita juga ada dua exit tol dan jalur utama By Pass sering banyak terjadi trouble terutama di rel KA,” jelasnya.
Ada perlintasan rel KA di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ini merupakan atensi nasional baik Koorlantas Mabes Polri dan Presiden Joko Widodo apalagi saat tahun baru dan lebaran. Terdapat dua perlintasan rel KA yang menjadi perhatian, di Kota Mojokerto dan Simpang Mengkreng Kabupaten Kediri.
“Untuk di Kota Mojokerto sebenarnya sudah ada beberapa alternatif sudah diajukan, salah satunya dibangun jalan layang tapi terkendala jaringan listrik sehingga tidak bisa dibangun. Kedua tingkat kepadatan penduduk, wilayah Mojokerto Kota kecil tapi tingkat kepadatan penduduk tinggi dan komplek sehingga rawan terjadi kemacetan dan kejahatan kriminalitas,” tegasnya.
Menurutnya, pemasangan CCTV di sejumlah titik dalam wilayah hukum Polresta Mojokerto tersebut sudah mempertimbangkan beberapa hal. Di antaranya titik-titik yang rawan pelanggaran lalu lintas, rawan kemacetan dan rawan kecelakaan sehingga untuk titik lokasi tidak lagi dilakukan pengecekan namun hanya standar.
“Untuk titik lokasi pemasangan CCTV sudah ada pertimbangan sebelumnya sehingga tidak lagi dilakukan pengecekan. Tim ke Mojokerto Kota untuk melakukan pengecekan terkait standarisasi kwalitas cor beton penyangga tiang CCTV, kualitas tiang CCTV, kemiringan dan posisi pemasangan CCTV dan memastikan clear sebelumnya Maret dioperasikan,” tegasnya. [tin/beq]






