Bangkalan (beritajatim.com) – Lantaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan meningkat, Rumah Sakit Lapangan BPWS yang berada di sisi Madura diaktifkan lagi.
Informasi melalui laman instagram resmi Pemerintah Provinsi Jatim, sejak 31 Januari 2022 tercatat 10 kasus aktif Covid-19 di Bangkalan. Angka itu terus meningkat. Hingga 6 Februari kemarin, terdapat 62 kasus aktif di kota.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-bangkalan”]
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang melakukan kunjungan dan pemantauan RS Lapangan BPWS menjelasan, nantinya akan difungsikan untuk pasien positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan. Sehingga, untuk pasien dengan kondisi berat dapat ditangani secara maksimal di rumah sakit daerah.
“Di RSL ini hanya untuk isolasi terpadu baik OTG dan gejala ringan saja. Namun untuk fasilitas tetap kami sediakan dan tenaga kesehatan juga lengkap,” tuturnya.
Ia menyebut, pasien dengan kondisi berat akan tangani di RSUD Syamrabu ataupun RS Soetomo Surabaya. Sebab, kedua rumah sakit tersebut memiliki fasilitas kesehatan lebih lengkap.
Sementara itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan pemisahan pasien OTG dan kondisi kritis perlu dilakukan. Hal itu bertujuan agar rumah sakit daerah tidak dipenuhi oleh OTG maupun pasien gejalan ringan. “Makanya khusus untuk pasien kondisi berat mendapat prioritas penanganan,” tandasnya. [sar/suf]






