Tiga korban meninggal dunia tertimbun runtuhan bangunan tiga lantai dan musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, kembali ditemukan pada Jumat pagi.
Penulis: Rama Indra
Proses pemindahan puing runtuhan bangunan lantai tiga dan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, yang masih terdapat korban di dalamnya, dilakukan dengan manuver ‘top to down’ atau dari atas ke bawah menggunakan alat berat hingga Kamis malam (2/10/2025).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto bicara soal potensi dugaan pelanggaran hukum dalam insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo yang menimbukan korban jiwa, pada Kamis (2/10/2025).
Berikut update informasi runtuhnya bangunan tiga lantai dan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Bau tak sedap tercium.
Runtuhnya bangunan tiga lantai dan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Petugas mengungkap ada tujuh korban yang masih
Sebanyak 59 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, dilaporkan masih hilang di tengah insiden musibah bangunan tiga lantai dan musala runtuh
Proses pencarian korban tertimbun runtuhan bangunan tiga lantai dan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo mulai dilakukan dengan menggunakan alat berat
Tangsian pecah, suasana haru menyelimuti halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Menjelang berakhirnya masa golden time 72 jam, Tim SAR gabungan menggelar asesmen terakhir untuk menentukan langkah pencarian korban tertimbun reruntuhan bangunan
Satu korban meninggal dunia di bawah runtuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo ditemukan dalam posisi sujud.








