Tim SAR Gabungan telah menyelesaikan 75 persen dari pembersihan reruntuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Penulis: Rama Indra
Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo bertambah menjadi 39 orang.
Mobil mewah bermerek Mercedez-Benz atau Mercy ditemukan hancur di bawah reruntuhan bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Minggu 6/10/2025.
Syehlendra Haical, santri Ponpes Al Khoziny, selamat dari tragedi runtuhnya bangunan. Kini, ia harus menjalani amputasi untuk menyelamatkan nyawanya
Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban meninggal dunia ke-14, di balik runtuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo pada Jumat tengah malam, (3/10/2025).
Korban ditemukan meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo bertambah menjadi tiga belas orang sampai Jumat malam, (3/10/2025).
Proses pemindahan struktur runtuhan bangunan dan pencarian korban di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ditargetkan selesai
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menyatakan bahwa kepolisian akan memprioritaskan upaya kemanusiaan dan penyelamatan korban runtuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran,
Korban runtuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo bertambah jadi 10 orang. Tim SAR masih mencari 53 korban hilang di bawah puing bangunan tiga lantai.
Korban ditemukan meninggal dunia di runtuhan bangunan Ponpes Al – Khoziny, Buduran, Sidoarjo kembali bertambah menjadi sembilan orang









