Fraksi Partai Nasional Demokrat dan Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendesak pemerintah daerah setempat untuk membantu pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama.
Penulis: Oryza A. Wirawan
Bergabungnya Partai Demokrat ke dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto menghadirkan dua problem. Problem etik sangat berpotensi menggerus dukungan elektoral dari kader dan pemilih partai Demokrat.
Ganjarian Spartan Jawa Timur ingin Ganjar Pranowo berduet Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir dalam Pemilihan Umum 2024. Erick dinilai ideal dari banyak aspek.
Ganjarian Spartan Jawa Timur menolak jika Ganjar Pranowo dijadikan calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Mereka tetap bersikukuh mengantarkan Ganjar menjadi kandidat presiden dalam pemilu.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mencemaskan nasib penegakan hukum di Indonesia. Ia khawatir negara ini tidak berumur panjang hingga tahun 2045 atau usia 100 tahun kemerdekaan.
Muhammad Iqbal, pengamat komunikasi politik Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, meyakini pemilihan presiden akan diikuti tiga poros koalisi yang masing-masing mendukung Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, Indonesia akan membutuhkan pemimpin yang berjiwa santri pada 2045. Itulah kenapa ia menekankan pentingnya para santri untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin Indonesia berjiwa merah-putih.
Bupati Hendy Siswanto menjelaskan arti kepanjangan kata ‘Jember’ kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dalam acara silaturahmi di Pondok Pesantren Al Falah yang diasuh KH Abdul Muqiet Arief, di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (24/9/2023) malam.
KH Abdul Muqiet Arief, mantan wakil bupati Jember, Jawa Timur, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Kecamatan Silo, mendukung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD menjadi calon wakil presiden, dalam Pemilu 2024.
Peluit akhir berbunyi. Kemenangan dirayakan tak berlebihan. Dan bus warna hijau yang mengangkut pemain Arema pergi meninggalkan pelataran Gelora Bung Tomo tannpa rasa cemas. Petang itu sepak bola menjadi pemenangnya.









