Magetan (beritajatim.com) – Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dipadati ribuan wisatawan selama libur sekolah. Lonjakan kunjungan yang terjadi dalam dua hari terakhir membuat arus lalu lintas menuju objek wisata andalan di lereng Gunung Lawu itu mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada Minggu (5/7/2026).
Antrean kendaraan mengular mulai dari kawasan kebun stroberi hingga pintu masuk atau loket pembayaran retribusi Telaga Sarangan. Kepadatan dipicu tingginya jumlah kendaraan pribadi maupun rombongan wisatawan yang datang untuk menikmati suasana sejuk dan panorama telaga.
Data di lokasi menunjukkan jumlah pengunjung pada Minggu siang telah menembus lebih dari 12 ribu orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sehari sebelumnya, Sabtu (4/7/2026), yang mencatat lebih dari 8 ribu wisatawan.
Mayoritas pengunjung berasal dari berbagai daerah di luar Kabupaten Magetan. Momen libur sekolah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga sehingga volume kendaraan yang masuk ke kawasan Telaga Sarangan meningkat tajam.
Akibat kepadatan arus kendaraan, wisatawan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai lokasi wisata. Meski perjalanan sedikit terhambat, banyak pengunjung mengaku pengalaman tersebut terbayar setelah menikmati keindahan alam dan udara sejuk Telaga Sarangan.
Salah seorang wisatawan, Zahra Nisrima Yusuf, mengaku perjalanan menuju lokasi cukup melelahkan karena harus tertahan antrean kendaraan selama sekitar satu jam.
«”Seru banget karena bersama keluarga, tadi sempat tertahan karena macet di bawah sampai 1 jam. Setelah sampai indah banget, bisa naik speedboat.”»
Selain menjadi tujuan rekreasi keluarga, lonjakan kunjungan juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha di kawasan wisata. Penyedia jasa wisata seperti penyewaan speedboat, kuda tunggang, hingga pedagang oleh-oleh merasakan peningkatan jumlah pelanggan dibandingkan hari biasa.
Dimas, salah seorang penyedia jasa kuda di Telaga Sarangan, mengatakan musim libur sekolah menjadi momentum yang sangat dinantikan karena mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan.
«”Kalau hari biasa ada, tapi tak seramai ini, Pak. Ini kebetulan pas liburan sekolah, sehari bisa lima kali putaran, lebih. Hari biasa cuma dua kali putaran.”
Meningkatnya aktivitas ekonomi tersebut turut dirasakan pedagang oleh-oleh khas Telaga Sarangan yang ramai didatangi wisatawan. Beragam produk makanan, cendera mata, hingga hasil kerajinan lokal menjadi pilihan pengunjung sebelum kembali ke daerah asal masing-masing.
Telaga Sarangan selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan. Berada di kawasan pegunungan dengan udara sejuk, objek wisata ini menawarkan berbagai aktivitas, mulai dari berkeliling telaga menggunakan speedboat, menunggang kuda, hingga menikmati kuliner dan berburu oleh-oleh khas daerah.
Lonjakan kunjungan selama musim liburan memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Tingginya jumlah wisatawan meningkatkan permintaan terhadap jasa transportasi lokal, kuliner, penginapan, hingga pelaku usaha mikro yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.
Pengelola memperkirakan jumlah wisatawan masih akan terus meningkat hingga berakhirnya masa libur sekolah. Bahkan, puncak kunjungan diprediksi terjadi mulai pekan depan dengan jumlah pengunjung yang berpotensi mencapai lebih dari 15 ribu orang setiap hari. Kondisi tersebut diharapkan semakin menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Magetan. [fiq/aje]






