Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menjelaskan arti kepanjangan kata ‘Jember’ kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dalam acara silaturahmi di Pondok Pesantren Al Falah yang diasuh KH Abdul Muqiet Arief, di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (24/9/2023) malam.
Hendy meminta Mahfud sering berkunjung ke Jember. “Jember ini mempunyai arti Jember Menuju Berkah. Insyaallah ajunan mon seggut ka dintoh (Insyallah Anda kalau sering ke sini, Bahasa Madura-red) semakin berkah, Kiai. Amin ya robbal alamin,” katanya saat memberikan sambutan.
Kepanjangan kata ‘Jember’ ini bukan tanpa alasan. Hendy mengatakan, ada lebih dari 650 pesantren yang memiliki jumlah santri di atas 500 orang yang bermukim di Jember. “Total pesantren dengan santri berjumlah di bawah 100 orang ada 1.150 pesantren,” katanya.
Jember memiliki 4.120 masjid dan 3.700 musala. “Sehingga Jember tidak usah dikatakan apa-apa, Jember wes wayahe Kota Kabupaten Santri. Dan tentunya tidak salah gusti Allah memberikan nama Jember yang artinya Jembatan Menuju Berkah,” kata Hendy.
Jember saat ini dalam kondisi aman. “Setiap Rabu pagi, kami Forkopimda melakukan rapat koordinasi selama hampir satu tahun. Belum pernah absen. Hanya absen sekali,” kata Hendy.
Rapat koordinasi digelar pada pukul enam pagi, membahas inflasi dan sejumlah permasalahan di Jember. “Tentunya dengan keakraban yang melekat, koordinasi antara pemerintah daerah dan Forkopimda, tentunya ini akan jadi satu hal luar biasa untuk menjaga Jember aman, makmur, dan sejahtera,” kata Hendy.
Dalam kesempatan itu, Hendy membacakan pantun khusus di hadapan Mahfud. “Tadi malam nonton event berkelas dunia. Asian Music Games 2023 itu namanya. Mari jaga kehidupan bernegara. Bersatu untuk NKRI yang jaya.”
Sementara itu, mengawali sambutannya, Mahfud MD mengaku sedang lelah. “Saya capek sekali. Berangkat dari Jakarta tadi jam lima, terus ke Banyuwangi. Ada wisuda, ada halaqoh, terus ke Jember lewat darat. Tapi karena saya dulu santri, maka rasa capek itu terasa hilang kalau bersama santri,” katanya, mengajak para santri Al Falah untuk bersalawat bersama. [wir]






